Gunung Meletus di Kolombia

Jum'at, 20 April 2007 | 00:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ribuan orang telah dievakuasi dari sekitar Gunung Nevado del Huila, Kolombia, setelah gunung itu meletus pada Selasa dan Rabu kemarin. Meski tak ada korban jiwa, letusan itu menyebabkan tanah longsor dan banjir yang menghanyutkan rumah dan jembatan-jembatan.

Letusan Nevado del Huila adalah yang pertama sejak negeri itu masih dijajah Spanyol pada 500 tahun yang lalu. Ada sekitar 10 ribu orang yang tinggal di sekitarnya dan 3.500 orang sudah dievakuasi.

Luz Amanda Pulido, Direktur Badan Bencana Nasional negeri itu kemarin mengatakan letusan gunung telah menyebabkan guguran bebatuan dari lereng gunung dan membuat air sungai Paez dan Simbola meluap. Akibatnya bencana banjir pun tak terhindarkan.

"Jembatan hanyut dan jalan tol pun rusak sepanjang beberapa kilometer. Kami kini kesulitan mendistribusikan bantuan dan obat-obatan bagi para korban,” kata Jenderal Polisi Orlando Paez.

Tapi ahli gempa tak bisa memastikan bahwa bencana itu sudah berakhir. “Aktivitas seismik semakin ringan meski permanen dan kami tak dapat mengesampingkan ada kejadian besar pada beberapa jam atau hari lagi,” kata Mario Ballesteros, Direktur Institut Geologi dan Pertambangan.

Puncak Nevado del Huila yang dulu ditutupi salju, adalah gunung tertinggi ketiga di negara itu. Gunung yang terletak 170 mil di baratdaya Bogota ini mulai aktif lagi pada bulan Maret lalu.

Tapi letusan gunung yang paling memakan korban adalah letusan Nevado del Ruiz pada 1985. Saa itu 25 ribu orang tewas akibat letusan lain dan bencana tanah longsor. Itulah bencana alam paling buruk di negeri tersebut.

AP

Topik :

Komentar Anda (1) :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
  • Gunung meletus

    Sebaiknya masyarakat lebih waspada akan terjadinya gunung meletus

    -- Aziz, Cirebon, 22/12/2008 11:23:33 wib

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :