Senjata Purba dari Sangiran
Jum'at, 18 Mei 2007 | 00:56 WIB
TEMPO Interaktif, Sragen:
Warga di sekitar kawasan situs Arkeologi Sangiran di Sragen, Jawa Tengah, pekan lalu menemukan senjata berburu milik manusia purba. Usianya diperkirakan 1.800.000 hingga 800.000 tahun lalu.
Warga menemukan empat bola batu bundar berdiameter berbeda-beda, antara 8 sentimeter sampai 9 sentimeter. Beratnya antara 700 gram sampai 1,1 kilogram.
“Bebatuan tersebut ditemukan bersamaan dengan fosil gigi buaya, gigi harimau dan gigi hiu, di lapisan tanah yang telah berusia antara 1.800.000 hingga 8.000.000 tahun karena ditemukan di formasi Pucangan atau di pleistosen bawah,” kata Gunawan, petugas laboratorium Situs Purbakala Sangiran, Jumat pekan lalu.
Bola-bola itu ditemukan Ngadino pada Kamis pekan lalu di tanah tegalan miliknya di Wonolelo, Ngebung, Kalijambe, Sragen. “Sebelumnya pernah ditemukan batu sejenis sebanyak 25 buah. Batu ini sengaja dibuat oleh manusia purba yang diduga kuat untuk alat berburu. Cara penggunaannya adalah dilempar untuk melumpuhkan buruannya,” ujar Gunawan.
Di lokasi yang sama, Ngadino juga menemukan dua fosil gigi harimau purba (Felis Palaeo Javanica) masing-masing sepanjang 6,3 sentimeter dan 4 sentimeter, gigi buaya purba dari famili Gavidae sepanjang 1,7 sentimeter dan sebuah gigi ikan hiu purba sepanjang 5 sentimeter.
Belum lama ini, di sekitar lokasi penemuan itu juga ditemukan dua fosil hewan mamalia, yaitu tulang paha bagian belakang hewan purba dari famili Cervidae (sejenis rusa) dan tulang paha bagian depan hewan famili Bovidae (sejenis kerbau/sapi).
ANAS SYAHIRUL





