Sejumlah Laboratorium Kerjasama Nanoteknologi

Kamis, 14 Juni 2007 | 17:43 WIB

TEMPO Interaktif, JAKARTA:
Sejumlah laboratorium penelitian menjalin kerjasama riset di bidang nanoteknologi kemarin. Beberapa kegiatan riset awal yang akan digelar adalah riset di bidang partikel nano dan nanoalloy, material nanoporous, nanomagnetik, dan komposit nano.

Ketua Masyarakat Nanoteknologi Indonesia, Dr. Nurul Taufigu Rohman, mengatakan kerjasama itu digelar untuk menyiasati minimnya teknologi untuk menganalisa nanoteknologi. “Sehingga tidak perlu terlalu banyak investasi di bidang itu,” katanya di Serpong, Tangerang, kemarin.

Nurul mengatakan, ada tiga kegiatan yang berkaitan dengan nanoteknologi, yakni pembuatan partikel nano, analisa partikel nano, dan pembuatan produk akhir yang bersifat nanoteknologi. Peneliti Indonesia, kata dia, sudah mampu melakukan kegiatan pertama dan yang terakhir.

Adapun kegiatan analisa membutuhkan alat-alat laboratorium yang terbaru. Padahal porsinya tak terlalu besar dalam proses produksi material nano itu. “Tapi sangat vital karena tugasnya adalah mengkarakterisasi dan memastikan bahwa itu adalah nanoteknologi,” kata Nurul.

Penandatanganan kerjasama antar laboratorium itu dilaksanakan di sela-sela simposium internasional mengenai nanoteknologi yang digelar kemarin. Para pembicara dalam simposium itu antara lain praktisi nanoteknologi Indonesia, Jepang, dan Malaysia.

“Simposium ini bertujuan mengkomunikasikan nanoteknologi kepada masyarakat dan diharapkan ada inovasi-inovasi baru,” kata Dr. Hery Haerudin, ketua panitia simposium itu.

DEDDY SINAGA






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: