Pelatihan Tukang Rumah Tahan Gempa

Selasa, 26 Juni 2007 | 18:19 WIB

TEMPO Interaktif, PADANG:
Pelatihan tukang ini adalah kerjasama antara Tim Klinik Konstruksi dengan IOM (International Organization for Migration) Indonesia dan Muslim Aids.Tim klinik konstruksi adalah tim yang dibentuk Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi untuk memverifikasi data rumah korban gempa dan memberi
pelayanan konsultasi pembangunan rumah korban gempa di
masyarakat.

"Kami sudah teken kontrak senilai Rp500 juta juga
dengan IOM dan Muslim Aid untuk melakukan pelatihan
tukang agar mampu membangun rumah tahan gempa," kata Ketua tim klinik konstruksi Febrin Anas Ismail, Selasa.

Setiap nagari melatih sedikitnya 30 tukang. Dalam tiga bulan mendatang, pelatihan tukang ini ditargetkan selesai.

Pada saat ini pelatihan tukang sudah berjalan di 10 nagari, kata Febrin, dan 70 nagari lainnya akan menyusul. Setelah itu, para tukang bangunan tersebut akan membuat satu rumah contoh di masing-masing nagari dari bantuan Menteri Perumahan Rakyat. "Kebetulan menteri akan membuat rumah contoh tahan gempa di 80 nagari," katanya. "Jadi kita sudah usulkan tukang yang dilatih ini yang akan membangunnya, sepertinya disetujui."

Febrianti

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :