Serangga Air Menghilang dari Kali Porong
Jum'at, 06 Juli 2007 | 15:18 WIB
TEMPO Interaktif, SURABAYA:
Direktur Ecoton Prigi Arisandi mengatakan, dalam beberapa pemantauan terhadap biota Kali Porong, ada empat jenis makroinvertebrata yang tidak lagi dijumpai di kali itu. Yakni, micronecta (serangga air), cirolanoides (arthropoda-serangga air, kepiting dan udang air tawar), libelludidae (anak capung biasa) dan unionidae (remis).
Sebelum lumpur dibuang ke Kali Porong, sangat mudah menemukan biota tadi. "Ini akibat perubahan salinitas dan tipisnya oksigen air Kali Porong," katanya, Jumat.
Selain itu ada tiga jenis biota sungai yang kini jarang dijumpai, yaitu paratephulsa (kepiting air tawar), coenagrion (anak capung jarum) dan cironomous (cacing darah). Jenis biota yang masih mudah ditemukan adalah gastropoda (keong). Namun di sejumlah lokasi banyak keong ditemukan mati, yang ditandai keluarnya lendir dari dalam cangkang.
Serangga air, kata Prigi, adalah ciri khas yang membedakan makroinvertebrata benthos (biota air tidak bertulang belakang berukuran kurang dari 1 milimeter dan hidup di dasar sungai) perairan tawar dan laut. Serangga air sangat sensitif pada perubahan salinitas. Ia tidak mampu bertahan hidup pada air salinitas tinggi. Pada perairan tawar banyak ditemukan larva serangga.
sunudyantoro





