Ahli Nuklir Jadi Profesor
Selasa, 31 Juli 2007 | 16:14 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:
Tiga peneliti nuklir dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN)Yogyakarta, dikukuhkan sebagai profesor riset pada Jumat pekan lalu. Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Profesor Dr Umar Anggara Janie mengukuhkan ketiganya di gedung BATAN jalan Babarsari, Yogyakarta.
Ketiga peneliti itu adalah: Dr Pramudita Anggraita dengan pidato ilmiah berjudul Peran Fisika Partikel dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir; Syarip dengan pidato ilmiahnya berjudul Peranan Probabilistic Safety Assesment (PSA) pada Peningkatan Keselamatan Reaktor Nuklir; dan Ir Sahat Simbolon Msc dengan pidato ilmiah Prespektif Kimia Analitik Klasik dan Modern untuk Kendali Kualitas Daur Bahan Bakar Nuklir.
Syarip mengatakan, pembangkit listrik tenaga nuklir yang beroperasi di dunia saat ini adalah generasi kedua. Generasi yang sudah mengalami modifikasi keselamatan dan aspek ekonomi ini, kata Syarip, pengembangannya telah disesuaikan dengan PSA, yakni alat untuk menentukan status keselamatan atau menghitung kemungkinan kecelakaan serta konsekuensi yang ditimbulkan.
SYAIFUL AMIN





