Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Japanese  
Mandarin  
Apa Itu RSS?
   

Jejak Air Planet Merah
Selasa, 07 Agustus 2007 | 15:40 WIB

TEMPO Interaktif, Cape Canaveral:
Sebagian besar ilmuwan percaya bahwa air adalah elemen dasar bagi kehidupan untuk tumbuh dan berkembang sehingga pencarian air di Mars menjadi penting. Sebuah spekulasi tentang keberadaan air di Mars telah muncul sejak akhir 1800-an, yakni ketika astronom Percival Lowell mengira melihat kanal yang dibangun oleh suatu kehidupan cerdas lewat teleskopnya.

Namun, kita tahu tak ada air di permukaan planet itu. Informasi yang diperoleh misi NASA sebelumnya mengindikasikan miliaran tahun silam air pernah mengaliri ngarainya. Jurang-jurang di permukaan Mars, yang disebut Nanedi Vallis, ada kemungkinan terbentuk lantaran air yang mengalir.

Beberapa ilmuwan bahkan percaya samudra luas mungkin juga pernah ada di sana. "Kami tahu kemungkinan besar ada air mengalir dalam jumlah besar pada masa lalu dengan adanya jurang, daerah resapan, dan bukit pasir," kata Jack Farmer, astrobiologis di Departemen Geologi di Arizona State University, Amerika Serikat.

Mineral dan senyawa kimia di tanah Mars mungkin bisa mengungkapkan apakah es mencair dalam waktu yang belum lama, dalam waktu 100 ribu tahun atau lebih. Model iklim Mars memberikan kesan orbit planet itu berkembang, kemiringan poros putarnya berubah dari 10 derajat menjadi 40 derajat selama jangka waktu 50 ribu tahun.

Ketika planet itu mencapai kemiringan paling drastis, kutubnya menerima sinar mentari berlimpah. Air yang terperangkap di dalam es diperkirakan menguap dan bergerak ke arah khatulistiwa serta turun sebagai salju, sedangkan sisanya tetap berbentuk cair di bawah permukaan kutub.

Bukti yang dikumpulkan Mars Oddysey Orbiter pada 2002 memberikan kesan adanya sepetak es di bawah permukaan wilayah arktik utara planet tersebut. Misi Phoenix akan menyisir wilayah ini untuk mencari bukti bahwa es itu benar-benar ada.

tjandra | NASA | space | phoenix


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105265 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Tabrakan Beruntun di Tol Simatupang
Bapepam-LK Umumkan Dua Nama Calon Komisaris BEI
Hari Ini Lima Demonstrasi di Jakarta
Polisi Akses 160 CCTV Obyek Vital Ibukota
Suara NU ke Pasangan Karsa, Perempuan ke Kaji

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data