Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Japanese  
Mandarin  
Apa Itu RSS?
   

kWh Meter Digital untuk PLN
Rabu, 15 Agustus 2007 | 18:43 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:Kepala Humas PT PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten, Bambang Dwiyanto, mengatakan, kWh Meter digital buatan Institut Teknologi Bandung siap diujicoba untuk pelanggan rumah tangga di Cikampek dan Karawang. "Pemakaian alat baru ini akan meningkatkan akurasi pencatatan penggunaan listrik pelanggan," katanya kemarin.

Menurutnya Bambang, keluhan paling sering selama ini dari pelanggan PLN kadalah pencatatan meteran listrik yang tidak akurat. Ia berharap Automatic Meter Reading (AMR) buatan ITB bisa menghindari keluhan itu di masa mendatang.

AMR dilengkapi dengan Remote Reading Power Meter yang dibekalkan pada petugas pencatat. Dengan alat itu, petugas pencatat dari PLN bisa memindai angka terakhir penggunaan listrik dari luar pagar halaman tanpa perlu mendekati alat pencatat meteran listrik yang terpasang di rumah pelanggan.

Menurut Bambang, PT. PLN tertarik menguji AMR karena beberapa alasan. “Akurasi baca meter ini bisa menjadi dasar dari bisnis yang fair antara PLN dan pelanggannya, selain buatan anak negeri,” katanya.

Bambang belum tahu berapa pelanggan PLN di sekitar Cikampek, Karawang, yang akan disertakan dalam uji coba ini. Termasuk kapan alat ini akan dicoba. “Angkanya belum fix, tapi yang jelas akan ada pilot project untuk penggunaan KwH meter itu,” katanya.

Dia menambahkan, jika sukses, tidak menutup kemungkinan alat itu akan digunakan secara luas untuk semua pelanggan PLN.

(ahmad fikri)


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105659 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

GELIAT SANG JAWARA
Boker Hidup Lagi!
Menteri Kesehatan Tolak Undangan Komnas HAM
Pembantai Itu Hanya Diam
Pengunjung Ragunan Mencapai 80 Ribu Orang

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data