Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Japanese  
Mandarin  
Apa Itu RSS?
   

Cahaya Bisa Merusak Janin
Kamis, 16 Agustus 2007 | 02:15 WIB

TEMPO Interaktif, HONOLULU:

Temuan yang dilaporkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America terbaru itu adalah hasil riset sekelompok ilmuwan dari Hawaii dan Jepang.

Sinar matahari dan cahaya lampu cool-white fluorescent adalah penyebab sebagian besar kerusakan janin tikus dalam penelitian itu. Menurut Ryuzo Yanagimachi, pakar biologi reproduksi, kerusakan tetap terjadi meski paparan sinar tersebut cuma beberapa menit.

Cahaya fluorescents yang menghasilkan sinar putih kebiruan, seperti lampu neon, biasanya digunakan dalam lingkungan perkantoran. Sedangkan cahaya putih-hangat, yang berwarna putih kekuningan dan kerap digunakan di rumah, ternyata menghasilkan lebih banyak telur yang berkembang menjadi bayi. "Kami menemukan cahaya ini tak terlalu merusak," kata pensiunan peneliti dari University of Hawaii itu.

Meski penelitian ini berfokus pada perkembangan janin tikus, Yanagimachi memperkirakan dampak buruk cahaya itu juga mempengaruhi embrio manusia. Peneliti yang bekerja sama dengan Manami Takenaka dan Toshitaka Horiuchi dari Prefectural University of Hiroshima itu menyarankan agar laboratorium yang menangani janin manusia atau binatang memperbaiki tekniknya sehingga meminimalisasi paparan cahaya selama pengambilan telur dan inseminasi.

Faktor cahaya ini juga harus diperhatikan ketika menangani telur yang telah dibuahi sebelum dipindahkan kembali ke dalam rahim. "Orang tak memperhitungkan cahaya sebagai faktor lingkungan yang negatif," katanya.

Dalam riset itu ditemukan bahwa paparan cahaya matahari terhadap janin tikus, meski cuma 10 detik, menyebabkan kerusakan hebat. Paparan cahaya itu memberikan tekanan pada embrio yang meresponsnya dengan meningkatkan level oksigen radikal beracun bagi stuktur sel.

AP


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105687 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data