Sarwono Award 2007 untuk Emil Salim dan Iskandar Alisjahbana

Rabu, 22 Agustus 2007 | 00:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Kepala LIPI Umar Anggara Jenie menyatakan kedua tokoh itu merupakan ilmuwan terkemuka yang telah memberikan sumbangan yang amat berarti dalam memajukan dan mengembangkan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Kerja keras Emil dalam memperjuangkan kelestarian lingkungan juga telah diakui dunia internasional. Tahun lalu Emil menerima Blue Planet Award, sebuah penghargaan lingkungan internasional yang disponsori Asahi Glass Foundation. "Penghargaan ini diberikan atas advokasi yang tidak kenal lelah terhadap masalah lingkungan," kata Umar. "Dia sudah berteriak dan concern tentang lingkungan sejak dekade 1970-an."
Iskandar Alisjahbana dikenal sebagai pakar telekomunikasi. Mantan Rektor Institut Teknologi Bandung itu adalah Bapak Sistem Komunikasi Satelit Domestik Palapa yang mengawali era satelit di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga akan menyampaikan orasi ilmiah Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture ke-7. Sri Mulyani dipilih karena peran pentingnya dalam perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. "Kami ingin mengetahui bagaimana sikap otoritas keuangan tertinggi kita itu dalam kaitannya dengan riset serta peraturan pemerintah yang menyangkut ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Umar.

Peran LIPI dalam memajukan ilmu pengetahuan memang tak bisa lepas dari dukungan dana dari pemerintah. Meski demikian, Umar menyatakan, "Uang memang penting, tapi bukan segalanya." Saat ini dukungan pemerintah dianggap kurang, yang tecermin pada rencana pemangkasan anggaran LIPI untuk 2008. "Kami memiliki 800 pegawai bergelar master dan 400 doktor. Bila dilihat, struktur pegawai seperti ini adanya di perusahaan minyak, high-tech industry, yang bergaji tinggi," kata Lukman Hakim, Wakil Kepala LIPI. "Tapi gaji kami tidak lebih tinggi ketimbang pegawai pabrik garmen."

l tjandra dewi






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: