|
Tim Olimpiade Astronomi Terancam Batal Bertanding
Rabu, 29 Agustus 2007 | 15:28 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:
Pemotongan itu berkaitan dengan penghematan yang tengah dilakukan pemerintah untuk semua departemen. Pihak Departemen Pendidikan Nasional yang selama ini membiayai keikutsertaan tim Indonesia, mulai dari proses seleksi tim Olimpiade Astronomi Nasional menginformasikan kabar buruk akan adanya pemotongan anggaran khusus untuk biaya perjalanan.
Chatief mengungkapkan, pemotongan biaya perjalanan merupakan ancaman terbesar karena bisa menggagalkan keberangkatan tim nasional yang sudah terbentuk. Pasalnya, jelasnya, porsi pembiayaan terbesar justru pada biaya tiket pesawat.
Tim Indonesia harus terbang dari Jakarta menuju Frankfurt-Kiev dan berakhir di Simverepol, Ukraina. Biaya cukup besar harus dikeluarkan untuk membayar biaya keikutsertaan peserta yakni 450 Euro per orang. “Jika tujuan pemerintah merupakan penghematan, tapi dalam hal ini justru pemborosan kalau tidak jadi (berangkat),” katanya.
Selama ini Departemen Pendidikan Nasional sudah mengeluarkan biaya besar. Mulai dana untuk menggelar proses seleksi anggota tim dari seluruh sekolah di Indonesia, serta proses pelatihan yang sudah berjalan dua bulan, pada April dan Juni lalu. “Dana yang dikeluarkan cukup banyak untuk pelatihan,” kata Chatief.
Saat ini, papar Chatief, pihaknya tengah menghitung kembali biaya yang dibutuhkan untuk mengirim delegasi perwakilan Indonesia mengikuti Olimpiade. Pihaknya, paparnya, tengah mencari donatur dari perusahaan swasta untuk membantu pembiayaan perjalanan tim Indonesia.
Pantia persiapan tim sudah memilih lima peserta, dua orang siswa SMA dan tiga siswa SMP. Mereka berasal dari Madura, Bandung, Sumatera Utara, Jakarta, dan Yogyakarta. Bila jadi berangkat, tim itu akan dikumpulkan kembali pada 12 September di Observatorium Bosscha, Lembang, untuk mendapat pelatihan terakhir sebelum berlaga.
l ahmad fikri
INDEKS BERITA LAINNYA :
|