Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Japanese  
Mandarin  
Apa Itu RSS?
   

Genderang Perang AMD
Rabu, 12 September 2007 | 10:14 WIB

TEMPO Interaktif, San Francisco:

Advanced Micro Devices Inc. (AMD) sudah menabuh genderang perang. Pada Senin lalu, mereka meluncurkan cip terbarunya untuk menyaingi Intel Corp. di Bangalore, Barcelona, Beijing, San Francisco, Seoul, Taipei, dan Tokyo.

Cip itu bernama Quad-Core Opteron. Ia terdiri atas satu cip silikon yang berisi empat otak computing (quad-core). Cip ini berbeda dengan Woodcrest Xeon keluaran Intel yang quad-core, tapi terdiri atas dua cip dengan masing-masing dual-core.

Cip ini mendongkrak performa komputer server 50 persen lebih cepat dari komputer dengan prosesor dual-core. Opteron pun diklaim lebih hemat energi.

Cip yang didesain ulang dari Opteron lama yang diluncurkan pada 2003 itu disediakan dalam dua versi. Versi pertama berkecepatan 1,9 GHz 68 watt yang fokusnya pada efisiensi. Versi kedua, 2,0 GHz 95 watt, untuk yang mencari performa dan harga.

Randy Allen, Wakil Presiden Korporat AMD untuk Divisi Server dan Workstation, mengatakan pada kuartal keempat tahun ini akan diluncurkan versi 2,3 GHz 120 watt untuk performa yang lebih mumpuni.

AMD juga mendongkrak floating point tiap core, yang tadinya 64-bit menjadi 128-bit, tapi tetap memakai Direct Connect Architecture dan kontrol memori untuk mencegah terjadinya kebuntuan aliran data. Inilah yang tak ada pada cip buatan Intel.

Allen mengatakan upgrading ke cip baru itu tidak perlu sampai menambah daya listrik. Misalnya pengguna server Hewlett-Packard Co. ProLiant DL 385 bisa meng-upgrade AMD dual-core menjadi quad-core dan merasakan operasi yang lebih cepat dengan daya yang sama.

AMD berharap Opteron, yang juga disebut prosesor X86, bisa mendongkrak kembali pendapatan mereka yang ambruk setelah Intel meluncurkan cip pesaing Opteron yang lama. Padahal Opteron lama sempat populer lantaran hemat energi dan ukurannya cuma 130 nanometer.

Opteron lama membuat AMD merebut 25 persen pasar dunia. Namun, saat Intel meluncurkan Xeon pada November 2006, pasar AMD pun merosot sampai tinggal 13 persen.

Xeon berukuran lebih kecil, hanya 90 nanometer, dan beroperasi jauh lebih cepat daripada Opteron. Pasar pun beralih dan AMD merugi sampai ratusan juta dolar.

Kali ini Opteron baru diharapkan tidak bernasib seperti yang lama. "Diharapkan meraih kembali share yang hilang," kata Dean McCarron, analis dan Presiden Mercury Research.

Opteron bahkan digadang-gadangkan jauh lebih unggul dibanding Clovertown, cip 65 nanometer buatan Intel yang diluncurkan pada tahun ini. Tapi Intel tampaknya tak kebakaran jenggot. "Kami tetap percaya diri," kata Adesh Gupta, manajer di Server Platforms Group Intel Asia-Pasifik.

Setelah meluncurkan Clovertown, pada kuartal keempat tahun ini mereka akan meluncurkan cip Penryn. Ukurannya hanya 45 nanometer. Kabarnya, awal tahun depan akan diluncurkan Silverthorne.

Tapi perbedaan mendasar pada cip buatan Intel dan AMD tampaknya membuat persaingan tak sepanas dulu. Vendor tak lagi membabi-buta menjatuhkan pilihan.

Dell Inc., misalnya, membuka kemungkinan akan memakai cip buatan kedua perusahaan tersebut. CEO Dell Michael Dell mengatakan Opteron lebih cepat dalam menjalankan aplikasi floating-point. Namun, Clovertown bekerja lebih cepat dalam menjalankan instruksi bilangan bulat (integer).

"Jadi bergantung pada aplikasi yang dijalankan atau teori ilmu komputer Anda, salah satunya mungkin yang terbaik bagi Anda. Tak mungkin Dell hanya menggunakan satu pilihan itu," kata Dell.

DEDDY SINAGA | AMD | AP | PCWORLD | COMPUTERWORLD | USATODAY


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Puma Mengejar Santa Rosa
Prosesor Baru AMD untuk Komputer Meja
Intel Luncurkan Core 2 Quad
Prosesor Empat Inti Intel
Prosesor Server Inti Ganda Intel
Prosesor 65 Nanometer Intel Dirilis Akhir 2006
Prosesor untuk Internet Genggam
Internet Makin Personal
Intel Gandeng Perakit PC Lokal
CTO Intel: Energi, The Next Frontier
> selengkapnya...

Website

Intel Corp

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk107410 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< September,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data