Pesaing iTunes Berguguran

Selasa, 25 September 2007 | 13:01 WIB

TEMPO Interaktif, San Francisco:

Panasnya persaingan bisnis musik digital telah membuat pesaing toko musik digital iTunes Music Store berguguran. Salah satunya adalah Virgin Group, yang akan menutup musik online berlangganan Virgin Digital di Amerika Serikat dan Inggris pada bulan depan.

Di Inggris, Virgin Digital telah berhenti menjual lagu sejak Jumat pekan lalu dan tak lagi menerima pesanan konsumen baru. Sejak saat itu, hanya konsumen lama yang bisa mengakses layanan situs tersebut. Mulai 19 Oktober, situs itu akan ditutup sama sekali.

Situs tersebut menyatakan, konsumen yang berlangganan lebih dari sebulan akan mendapat uang kembali, namun kredit yang belum dipakai harus dipakai dan tidak akan mendapat uang kembali.

Adapun pengguna Virgin Digital di Amerika Serikat bisa menggunakan kreditnya di layanan unduh musik Napster.

Sejak Virgin Digital menggunakan teknologi DRM dari Microsoft untuk mengatur bagaimana lagu diputar dan ditransfer ke peralatan portabel, layanan itu tak lagi sama dengan iPod, yang menggunakan teknologi DRM dan format file yang berbeda.

Layanan Virgin Digital memungkinkan pelanggan mengunduh track lebih dari empat kali untuk menggantikan salinan yang rusak atau hilang. Pilihan ini dihapuskan ketika toko ditutup dan perusahaan itu menyarankan pelanggannya membuat backup dengan menyalin lagu itu ke cakram kompak, komputer, atau file MP3.

Virgin juga menawarkan layanan berlangganan bagi pelanggan yang ingin mengakses seluruh katalog sepanjang mereka membayar biaya bulanan. Lagu-lagu yang memakai DRM versi Microsoft tidak akan bisa dimainkan lagi bila keanggotannya kadaluarsa. Lagu-lagu model ini juga tak bisa disalin ke cakram kompak.

Panasnya persaingan dengan iTunes, tak hanya dirasakan Virgin. Bulan lalu, MTV Networks yang dimiliki Viacom, telah mengumumkan rencananya menggabungkan layanan musik Urge dengan layanan Rhapsody dari RealNetworks. Padahal, Urge, yang merupakan kerjasama MTV dan Microsoft, baru diluncurkan pada Mei tahun lalu.

INFOWORLD | PCWORLD






Komentar Anda

Kirim