Invasi ke Teritorial Musuh

Jum'at, 05 Oktober 2007 | 09:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Pertempuran itu terjadi pada 2065. Saat ras luar angkasa, Strogg, menyergap bumi dan mendapat perlawanan dari manusia, yang tergabung dalam pasukan global defense force (GDF). Bagi penyuka game yang pernah memainkan game Wolfenstein: Enemy Territory, yang muncul pada 2003, pasti tak akan asing dengan alur cerita fiksi ilmiah tersebut.

Sebab, alur kisah itu memang merupakan kelanjutan yang harus dilakoni dalam sekuel untuk komputer PC, besutan pengembang Splash Damage, yang bertitel Enemy Territory, Quake Wars. Kali ini game lebih berfokus pada permainan banyak pemain (multi-player).

Permainan game ini hampir sama dengan Wolfenstein: Enemy Territory. Hanya, akan banyak lagi jenis kendaraan, pesawat udara, serta peta wilayah yang jauh lebih luas dari sebelumnya. Ada tiga jenis permainan, yaitu satu lokasi permainan, tiga lokasi pertempuran, atau duel dua ronde dalam satu lokasi.

Pemain dapat memilih untuk bergabung dengan kelompok GDF atau kelompok Strogg. Setelah itu, akan diminta untuk menyelesaikan misi dalam jangka waktu yang ditentukan. Boleh jadi, pemain diberi tugas untuk menduduki wilayah musuh, merampas radar lawan, menyembuhkan rekan sepasukan, meledakkan pintu gerbang, dan berbagai jenis misi lainnya.

Bila misi tercapai, pemain dapat memperoleh medali, kenaikan peringkat, bonus-bonus, atau mendapatkan XP, yang bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan pasukan, persenjataan, kendaraan, kemampuan berlari cepat, atau insting bertempur.

Baik kubu GDF maupun Strogg punya lima kelas atau golongan yang memiliki fungsi yang hampir sama dalam pertempuran. Bila GDF punya serdadu tempur bernama Soldier, Strogg punya kelompok serupa yang dinamakan Aggressor.

Selain itu, GDF juga memiliki kelompok Medic, Engineer, Field Opt, serta Covert Opt, yang akan diimbangi oleh kelompok Technician, Constructor, Opressor, dan Infiltrator milik Strogg. Kendati demikian, setiap kelas memiliki perbedaan satu sama lain.

Opressor Strogg, misalnya, tak punya kemampuan untuk menyetel ledakan amunisi, seperti yang dimiliki Field Ops GDF. Namun, Opressor dapat mengaktifkan perisai taktis untuk melindungi kendaraan-kendaraan dan pasukan infanteri mereka.

GDF dapat menerima pasokan kesehatan dan amunisi yang didistribusikan oleh kelompok Medics maupun Filed Ops. Sedangkan Strogg hanya bisa meningkatkan kesehatan dan pasokan amunisi dari bahan Stroyent, yang hanya didistribusikan oleh Technician.

Meski begitu, GDF memiliki tingkat kesehatan dan amunisi yang relatif lebih terbatas daripada Strogg. GDF harus segera me-reload senjata bila peluru telah kosong. Sedangkan Strogg tak perlu melakukan reload terhadap senjatanya walau senjata itu akan kepanasan bila terus-menerus digunakan.

Gambar-gambar yang disajikan cukup detail, dengan pencahayaan yang baik, meskipun animasinya kadang terasa janggal. Suara ledakan-ledakan senjata juga ditampilkan cukup "ribut". Sayangnya, game ini tidak menyediakan fungsi voice chat untuk dapat saling berkomunikasi dengan rekan sesama tim.

Selain itu, aura pertempuran futuristik pada game-game Quake sebelumnya hilang dalam seri ini lantaran banyak pertempuran yang terjadi di ruang terbuka terlihat alami. Secara keseluruhan, ada 12 peta yang bisa dimainkan hingga 32 pemain sekaligus (pada prakteknya hanya 24 pemain). Dari lokasi di kontur tanah kawah gersang hingga padang tundra yang menggigil.

GAMESPOT | IGN | FILEFRONT | WIKIPEDIA | INDRA DARMAWAN






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: