close

Dendang Ponsel Negeri Ginseng

Selasa, 16 Oktober 2007 | 17:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Sony Ericsson tampaknya tak lagi sendirian melenggang kangkung di pasar telepon seluler musik dengan seri ponsel Walkman-nya. Samsung, pabrik ponsel asal Korea Selatan, mendobrak pasar itu dengan trio ponsel musik yang diluncurkan di Eropa bulan ini.

Samsung pernah meluncurkan ponsel musik yang dibundel dalam seri Ultra, yakni SGH F300 si Ultra Music, beberapa waktu lalu. Kali ini, seperti tak mau main-main, Samsung langsung meluncurkan trio SGH i450, SGH F330, dan SGH F210. Ketiganya beroperasi di jaringan tri-band (900/1.800/1.900 megahertz).

Varian yang paling menarik di antara ketiganya adalah SGH i450, yang tampil dengan model sliding ganda dan berplatform peranti lunak Symbian S60 generasi ketiga.
Bila tubuh ponsel yang dijual seharga 360 euro ini sliding ke atas, yang aktif adalah fitur-fitur ponsel pintar berteknologi tinggi dengan layar LCD 1,2 inci. Lalu, bila sliding ke bawah, yang tampil adalah fitur-fitur SGH i450 sebagai ponsel musik dengan layar 2,4 inci.

Di bagian bawah terlihat speaker metalik dengan amplifier B&O ICEpower. Perangkat hiburan lain di ponsel ini adalah Radio FM.

Namun, kelemahannya adalah memori internal yang hanya 35 megabita. Kapasitas segitu hanya sanggup menyimpan tujuh sampai sepuluh lagu. Memori ini terlalu sedikit untuk ponsel musik. Bandingkan dengan W950i, salah satu anggota ponsel Walkman Sony Ericsson, yang dijual dengan memori internal 4 gigabita.

Kapasitas penyimpanan SGH i450 memang bisa ditingkatkan dengan memori eksternal kartu Micro-SD. Kartu ini bisa ditingkatkan kapasitasnya sampai 4 gigabita.
Pelipur lara kekurangan itu adalah ponsel ini bekerja di jaringan pita lebar wideband code division multiple access (WCDMA) dan mendukung layanan data berkecepatan tinggi high-speed downlink packet access (HSDPA) sampai 3,6 megabita per detik.

Rencananya, SGH i450 akan hadir pertama kali di Italia pada akhir Oktober ini. Selanjutnya akan menyusul kawasan Eropa lainnya.

Seri kedua adalah SGH F330. Inilah generasi penerus F300. Ponsel ini bertubuh jauh lebih langsing dibanding yang lainnya. Tebalnya hanya 13,5 inci.

Meski bodinya tipis, teknologi yang ditanamkan di tubuhnya juga tak kalah canggih oleh i450. Sebagai kelanjutan seri F300, hampir semua fitur di dalamnya sama dengan pendahulunya.

Tapi, tak seperti F300, F330 sudah mengadopsi layanan data berkecepatan tinggi HSDPA sebagaimana i450, dengan kapasitas 3,6 megabita per detik. Ponsel ini juga dilengkapi kamera 2 megapiksel.

Kontrol musik ponsel ini ada di bagian depan dan samping tubuhnya. Memori internalnya lebih kecil dari i450, hanya 24 megabita. Tapi tetap disediakan memori eksternal kartu Micro-SD yang bisa di-upgrade sampai 2 gigabita.

F330 akan diluncurkan pertama kali di Jerman bulan ini juga. Setelah itu, ponsel yang dibanderol 260 euro ini akan dijual di pasaran negara Eropa yang lain.

Seri terakhir trio itu adalah SGH F210, yang berdesain swivel alias bisa diputar pada satu sumbu. Bagian tengah atas ponsel ini adalah sumbunya sehingga, saat diputar, akan tampak keypad di bagian bawah ponsel ini.

Berbeda dengan dua seri lainnya, F210 dilengkapi memori internal 1 gigabita dan kartu Micro-SD untuk memori eksternal. Tubuh ponsel yang tak dilengkapi fitur HSDPA ini berdimensi lebar 31 milimeter dan tebal 21 milimeter.

Selain pemutar musik yang dikontrol roda navigasi, seperti kepunyaan iPod, di bawah layarnya, ponsel ini disertai fitur Radio FM didukung RDS alias sistem data radio. SGH F210, yang dijual seharga 280 euro, akan diluncurkan di Jerman sebagaimana F330.

DEDDY SINAGA | ENGADGET | TECH | PCADVISOR | PCWORLD

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan