Mainkan Bioskop Rumah dari Laptop

Kamis, 18 Oktober 2007 | 08:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Bila nama Asus disebut di depan para pengoprek komputer dan maniak game, mereka pasti bakal teringat pada komputer jinjing, papan motherboard, atau kartu grafis VGA. Pasalnya, perusahaan asal Taiwan itu memang dikenal sebagai pembuat komputer jinjing untuk gamer: G1 dan G2 serta berbagai komponen elektronik yang menjadi jeroan komputer pribadi (personal computer).

Nama Asus tidak pernah dijumpai pada kartu suara (sound-card) untuk PC. Baru awal bulan ini Asus meluncurkan jajaran lini baru kartu audio, dengan sub-brand Xonar. "Xonar adalah produk sound-card pertama yang dibuat Asus," ujar Kurniadih Sutanto, Product Manager Asus Component Division.

Menurut Kurniadih, Asus tak hanya ingin menghadirkan pengalaman multimedia berupa visualisasi yang prima, tapi juga ingin menyajikan audio yang berkualitas. Salah satu produk sound-card yang dikeluarkan Asus adalah Xonar U1, kartu suara eksternal yang cocok untuk komputer jinjing.

Desainnya simpel, stylish, dan mirip piring terbang mungil atau pot bunga terbalik. Perangkat ini sangat portabel dan mudah dibuka-pasang karena dihubungkan ke komputer melalui kabel USB. Selain untuk laptop, sound-card ini dapat digunakan untuk komputer meja.

Menurut Asus, dengan alat ini, sebuah laptop dapat menghasilkan suara yang garing tanpa terganggu noise. Ia dapat menghilangkan interferensi elektromagnet serta berisik, yang biasanya dihasilkan sebuah rangkaian elektronik di dalam chassis komputer.

Para gamerjuga patut bersyukur karena Xonar U1 mampu menerapkan teknologi EAX dan DirectSound untuk komputer berplatform Windows Vista. Dengan kartu suara lain, biasanya para penyuka game bakal kehilangan suara surround dari game yang mereka mainkan karena fitur EAX bakal mendem di Vista. Namun, hal itu dapat diatasi oleh Xonar U1.

Cara pemakaiannya mudah. Untuk membesar-kecilkan suara, pengguna tinggal memutar permukaan bulat di bagian atas Xonar U1. Adapun dengan menekan permukaan tersebut, pengguna dapat mengaktifkan dan menonaktifkan fungsi Mute. Saat dalam kondisi Mute, lampu indikator akan menyala merah.

Dengan alat ini, pengguna juga dapat mengubah komputer jinjingnya menjadi home theater personal computer karena ia mampu menyajikan keluaran Dolby berkonfigurasi 5.1 kanal melalui output S/PDIF (Sony Panasonic Digital Interconnect Format).

Dengan hanya menghubungkan komputer atau laptop dan Xonar U1 ke sistem bioskop rumah, pengguna dapat menikmati game komputer atau film dengan suara orisinal 5.1 kanal atau bahkan juga dengan peningkatan kualitas audio ke 6.1 atau 7.1 kanal oleh Dolby Prologic IIx.

Selain itu, fitur Dolby Headphone bakal memberikan pengalaman suara tiga dimensi walau hanya melalui headphone. Dari headphone merek apa saja, saat bermain game, misalnya, pengguna dapat mendengarkan gemerincing simbal yang seolah terdengar dari bagian kiri depan, suara tepuk tangan dari bagian belakang, atau bahkan gemuruh mesin tank yang bergerak mengitari pengguna.

Selain amplifier headphone yang dirancang canggih, teknologi mikrofon yang disediakan beserta kartu suara ini dirancang untuk mampu menekan suara noise di sekeliling pengguna, yang melampaui 20 desibel. Maka suara dari mikrofon dapat terdengar jelas walaupun berada di lingkungan yang bising, cocok untuk aplikasi VoIP (Skype MSN, Google) atau untuk online game.

Menurut Kurniadih, Xonar U1 baru akan masuk ke Indonesia akhir tahun ini, yaitu Desember 2007. "Xonar U1 dibanderol sekitar US$ 80," ujar Kurniadih.

SCIFI | GIZMODO | ASUS | INDRA DARMAWAN

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :