Supercepat di Atas Meja
Rabu, 31 Oktober 2007 | 19:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Intel tak sekadar menjadi salah satu sponsor tim di arena balap mobil F1. Sebentar lagi perusahaan mikroprosesor itu akan meluncurkan prosesor untuk komputer meja, yang kecepatannya bak mobil F1 di sirkuit balap.
Pada 12 November mendatang, perusahaan mikroprosesor Intel Corp. akan meluncurkan prosesor quad-core khusus untuk komputer meja, QX9650 Core 2 Extreme dari keluarga Penryn. Cip prosesor ini dibuat dalam proses 45 nanometer (18 ribu kali lebih kecil daripada sehelai rambut manusia).
Meski disebut quad-core (berinti empat), sesungguhnya QX9650 adalah sepasang prosesor dual-core yang dipasangkan pada satu silikon tunggal. Cip ini dipaketkan dengan sebuah shared interface bus.
Tiap dual-core membawa sebuah cache sekunder (L2) shared 6 megabita, yang lebih besar dari 4 MB pada cip AX6850, sehingga totalnya 12 MB. Cache sekunder ini masing-masing bertanggung jawab terhadap perhitungan tingkat tinggi pada transistor.
Dengan mengerdilkan ukuran transistor dalam cip, Intel bisa memproduksi lebih banyak unit pemroses komputer (CPU) dengan jumlah silikon yang sama atau menciptakan cip yang lebih kompleks pada ruang yang sama.
Sebagai contoh, sebuah prosesor Celeron 300 yang diproduksi pada 1995 pada proses 250 nanometer berukuran 131 milimeter persegi dan berisi 7,5 juta transistor. Adapun Core 2 pada proses 65 nanometer berukuran 11 milimeter persegi lebih luas, tapi berisi 291 juta transistor.
Prosesor 45 nanometer yang baru itu ukurannya memang 214 milimeter persegi, tapi "perutnya" berisi 820 juta transistor. Maka QX9650 pun menjadi komputer desktop berkecepatan super. Clock speed-nya mencapai 3 GHz dan kecepatan bus-nya 1.333 MHz. Konsumsi listriknya, seperti diuji situs ZDnet, kurang dari 65 watt.
Majalah PCWorld menguji prosesor itu pada komputer buatan Asus berspesifikasi: motherboard Maximus Formula X-38, memori DDR2-800 2 GB, sepasang hard drive Seagate ST3320620AS 320 GB, dan kartu grafik EVGA DeForce 8800GTS. Majalah itu membandingkannya dengan prosesor AX6850.
Hasilnya, QX9650 beroperasi dua hingga lima persen lebih cepat pada hampir semua aplikasi, kecuali Nero dan WinZip. Walaupun sama-sama menggunakan soket LGA 775 sebagaimana semua prosesor desktop Intel, cip QX9650 tak membutuhkan pergantian drop-in.
Hanya, menurut PCWorld, cip itu untuk sementara hanya cocok bagi pengguna tingkat tinggi lantaran prosesor itu tak cocok pada semua game dan aplikasi audio/videonya harus yang high-end. Pengguna umum tampaknya harus bersabar sampai tahun depan hingga munculnya cip QX9650 yang lebih "ramah".
Hadirnya prosesor baru ini membuat vendor motherboard mau tak mau ikut berbenah. Gigabyte, misalnya, tengah meningkatkan kapasitas produknya. Tomas Lee dari Gigabyte mengatakan motherboard P35, G33, dan P31 akan mengoperasikan cip baru itu setelah BIOS diperbarui secara sederhana.
Perusahaan nVidia juga begitu. Motherboard keluaran perusahaan itu, seperti seri nForce 600i serta GeForce 7150 dan 7100 yang baru diluncurkan, akan diupayakan bisa bekerja dengan prosesor yang belum ditentukan banderol harganya itu.
Pesaing terdekat Intel, AMD, tampaknya masih mengandalkan prosesor Athlon, yang laris manis sejak diluncurkan pada 2003. Prosesor ini memang sempat bertarung head-to-head dengan Intel Core 2, yang lahir pada 2006, meski kebanyakan pengguna menilai Athlon lebih irit konsumsi listriknya.
Namun, Intel tampaknya mesti waspada. Pada Desember mendatang, AMD akan meluncurkan prosesor quad-core untuk komputer meja, Phenom. Prosesor yang berbasis core Star ini akan disertai bus Hyper Transport 3 dan mendukung memori DDR2-800, plus fitur mirip Opteron, yaitu cache L3.
Bahkan, pada awal tahun depan, AMD kabarnya akan meluncurkan Phenom seri triple-core. Prosesor ini digadang sama cepatnya dengan quad-core, dengan harga yang lebih terjangkau.
DEDDY SINAGA | PCWORLD | PCMAG | WASHINGTON POST | WIKIPEDIA | PCPER | ZDNET
BOOKMARK
Cache: koleksi data duplikasi yang tersimpan pada komputer, yang data aslinya terlalu mahal untuk diambil (mungkin lantaran membutuhkan waktu akses yang lebih lama) atau dihitung dibandingkan dengan membaca duplikatnya.




Komentar Anda :