Saatnya Vaksin Imunisasi Lokal

Rabu, 07 November 2007 | 15:52 WIB

TEMPO Interaktif, SOLO:
"Misalnya penyakit campak, di Indonesia ini terdapat dua versi penyakit campak dan keduanya berbeda dengan campak yang ada di luar negeri," kata Harsono. "Sementara vaksin campak kita itu berasal dari Jepang, yang penyakit campaknya berbeda dengan yang diderita orang Indonesia."

Harsono, yang akan dikukuhkan sebagai guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sabtu mendatang, menyatakan sudah saatnya dikembangkan vaksin lokal dari virus atau kuman yang berkembang dalam tubuh orang Indonesia. Dengan membuat vaksin lokal, pemberian imunisasi dapat menimbulkan respons imun yang lebih spesifik dan memberikan perlindungan lebih baik. "Biaya mengembangkan vaksin lokal memang mahal, itulah sebabnya Indonesia bergantung pada negara lain dalam menyediakan vaksin imunisasi," ujarnya.

Pemberian imunisasi terbukti bermanfaat untuk kelangsungan hidup anak dan bisa menyelamatkan berjuta-juta nyawa anak di dunia. Sebelum ditemukan imunisasi campak, sekitar 5,7 juta anak meninggal setiap tahun. Namun, sejak dilaksanakannya program imunisasi campak pada 1963, angka penderita dan kematian menurun drastis hingga 86 persen.

imron rosyid






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: