Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Japanese  
Mandarin  
Apa Itu RSS?
   

Bahasa Gorontalo Terancam Punah
Kamis, 15 Mei 2008 | 19:44 WIB

TEMPO Interaktif, Gorontalo:Sejumlah ahli bahasa merampungkan kongres dua hari mereka di Universitas Gorontalo, Rabu malam lalu. Para ahli itu meminta semua etnis di Gorontalo melestarikan adat dan sastra yang ada serta pemerintahan daerah setempat yang harus mendorong terus pengkaderan pemangku adat kalau tidak ingin bahasa-bahasa yang ada di Gorontalo punah.

Saat ini dari empat bahasa yang semula hidup di Gorontalo, satu diantaranya sudah tersingkir. #Sepuluh tahun lagi tiga bahasa lainnya itu juga bisa punah,# kata Mansoer Pateda, profesor linguistik di Universitas Gorontalo yang juga ketua panitia Kongres Bahasa dan Adat Gorontalo.

Ketiga bahasa itu, Mansoer menjelaskan, masing-masing Atinggola, Suwawa dan Gorontalo. Bahasa yang sudah tersingkir dan tidak digunakan lagi adalah bahasa Bolango.

Rumusan hasil kongres juga meminta kalangan universitas untuk rajin melakukan penelitian di bidang ini selain pendirian pusat kajian melayu Gorontalo. Roger T dari Koninklijk Instituut Voor Taal, Belanda, khusus menyatakan kalau sebuah dokumentasi adat dan budaya sangat penting. #Gorontalo harus memilikinya,# katanya.

Walikota Gorontalo Medi Botutihe mengakui adanya kecenderungan generasi muda setempat yang sudah meninggalkan bahasa dan budaya Gorontalo. Ia mendukung upaya pelestarian bahasa dan adat itu ditanggung bersama. #Bahasa dan adat merupakan identitas yang sangat berharga,# katanya. #Bukan hanya tanggung jawab pemerintah untuk melestarikannya.#
l verrianto madjowa


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123165 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

GELIAT SANG JAWARA
Boker Hidup Lagi!
Menteri Kesehatan Tolak Undangan Komnas HAM
Pembantai Itu Hanya Diam
Pengunjung Ragunan Mencapai 80 Ribu Orang

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data