Ada AdSpace di MySpace

Selasa, 25 Juli 2006 | 10:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ada gula ada semut. Peribahasa itu agaknya memang tepat untuk MySpace, situs web gaul semacam Friendster, yang paling laris dikunjungi para peselancar dunia maya di Negeri Abang Sam.

Tak ayal, MySpace juga menjadi incaran adware--software iklan yang otomatis menjalankan materi iklan ke komputer orang yang tak sengaja menginstalnya saat mengakses Internet.

Akhir pekan lalu, sebuah adware yang ngendon di MySpace menginfeksi sekitar satu juta komputer yang mengklik banner iklan di situs tersebut. Adware itu menyasar para pengunjung yang menggunakan browser Internet Explorer, yang belum mengakses patch--program tambalan untuk menutup kelemahan sistem operasi--terbaru dari Windows.

Para korban terinfeksi melalui lubang kelemahan WMF (Windows Metafile) yang dirasuki exploit (program pengambil alih kontrol dari sistem komputer), yang kemudian membombardir komputer dengan iklan-iklan furnitur luar ruangan.

Kelemahan WMF ditemukan pada akhir 2005 dan Windows telah menyediakan patch-nya. Namun, tak semua orang mengetahui dan mengunduhnya. Seorang korban yang terinfeksi adware itu dilaporkan terpaksa harus menginstal ulang sistem operasi komputernya.

"Ini adalah tindak kriminal," ujar Hemanshu Nigam, Kepala Keamanan MySpace. Menurut dia, adware itu didistribusikan oleh sebuah jaringan iklan kepada lebih dari seribu situs di jaringan Internet, termasuk situsnya. Ia juga meminta para pengunjung MySpace meng-update patch, antivirus, serta berhati-hati dengan banner liar.

Seperti situs blogging lain, MySpace mengizinkan penggunanya untuk membuat dan mengubah profil di halaman yang disediakan untuk mereka. Namun, sering kali fasilitas itu dimanfaatkan untuk keperluan lain, seperti perusahaan yang memasang iklan.

Pertengahan Juli lalu, adware lain juga bersembunyi di belakang program klip video yang mudah dikopi dan diinstal oleh para pengguna MySpace. Situs web milik Rupert Murdoch itu juga pernah menjadi sasaran pengguna gadungan bernama "Samy" pada Oktober 2005, yang mampu secara otomatis menaruh dirinya ke "Daftar Teman" pengguna MySpace lain.

Dalam tempo sejam, Samy telah "sobatan" dengan sejuta pengguna MySpace. Akibatnya, MySpace harus shut down sejenak untuk mengenyahkan Samy dari halaman-halaman pengguna yang telah terinfeksi. l PCMAG | BBC | CNET | WIKIPEDIA | INDRA DARMAWAN






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: