Nonton CBS Lewat Bluetooth

Rabu, 30 Agustus 2006 | 12:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Teknologi si Gigi Biru kembali unjuk gigi. Jaringan televisi CBS sudah berancang-ancang untuk menggunakan teknologi ini untuk memberikan streaming video kepada para komuter yang memiliki peranti mobil.

Program ini akan segera dimulai pada awal September nanti, dipusatkan pada sebuah papan reklame yang terletak di Grand Central Station, Kota New York, Amerika Serikat.

Menurut CBS, ini adalah hal yang baru pertama kali dilakukan untuk jaringan televisi. "Sebuah klip audiovisual yang dapat dimainkan di ponsel, menyediakan kesempatan yang tak terhingga kepada para pengguna yang berada di luar rumah," kata Jodi Senese, Executive Vice President Marketing CBS Outdoor.

Program itu memang diperuntukkan bagi orang-orang yang menghabiskan waktunya lebih banyak di jalan. Cara baru ini diharapkan mampu meraih audiens dari kalangan komuter yang sibuk di negeri itu.

Bagi yang hendak mendapatkan keuntungan dari layanan ini, ia harus berada dalam jangkauan 12 meter dari papan reklame, untuk mengunduhnya. Dengan teknologi Bluetooth ini, pengguna bisa mengunduh content televisi tanpa membayar airtime. Klip video yang mereka unduh dapat disimpan, dimainkan kembali, juga bisa dikirimkan kepada orang lain.

Sebagai program awalan, para pemirsa bakal dapat mengunduh secara gratis empat pertunjukan, yaitu Shark, Smith, Jericho, dan The Class. Klip populer lain yang bisa diunduh adalah program CSI: Crime Scene Investigation.

Menurut Jeff Kagan, analis dari perusahaan telekomunikasi Quintum VoIP Solutions, pendekatan yang dilakukan oleh CBS cukup prospektif, karena banyak orang yang memang telah menggunakan perangkat mobil untuk melihat content video.

Layanan ini bisa dimanfaatkan oleh para pengguna yang sedang lewat di situ atau sedang menunggu kereta api, sehingga waktu luang mereka bisa diisi dengan mengunduh dan melihat content dari CBS. "Para pengguna sudah memperlakukan ponsel mereka menjadi layar ketiga setelah televisi dan komputer mereka," kata Kagan.

Langkah CBS ini juga bisa dibilang model baru bagi pengembangan dunia periklanan, yakni saat penggunaan papan reklame menjadi semakin interaktif, persis seperti di film fiksi besutan Steven Spielberg, Minority Report (2002).

technews | cnet | darma






Komentar Anda

Kirim