Situs Gaul Ancam Teknologi Informasi Perusahaan
Sabtu, 07 Oktober 2006 | 15:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Biasanya, karyawan kantor menjadikan chatting atau berselancar ke situs jejaring sosial sebagai jeda di sela-sela penatnya bekerja. Namun, hati-hati, karena menurut riset, situs jejaring sosial ternyata bisa membahayakan keamanan teknologi informasi perusahaan.
Menurut studi yang dilakukan Computer Associates (CA) dan National Cyber Security Alliance (NCSA), berkunjung ke situs tersebut lewat Internet perusahaan bisa memberi lebih banyak celah keamanan kepada para hacker sehingga mereka leluasa masuk ke jaringan TI dan pangkalan data perusahaan. Maka risiko perusahaan terserang hacker menjadi lebih besar.
Menurut hasil studi, komputer orang yang mengakses situs jejaring sosial sangat mudah terinfeksi. "Kami telah sering melihat para hacker mengambil keuntungan dari situs web komunitas," ujar Ron Texeria, Direktur Eksekutif NCSA.
Bahkan, menurut Wakil Presiden CA Sam Curry, situs jejaring sosial tak hanya mengancam perusahaan, tapi juga membahayakan para pengunjungnya atas pencurian identitas. "Seperti teroris, mereka (hacker) mencari korban melalui titik yang dikunjungi banyak orang," kata Curry.
Tapi, karena sudah menjadi kebutuhan, walaupun 57 persen dari para pengunjung "situs gaul" itu mengaku khawatir terserang virus, mereka tetap melanjutkan aktivitas. Misalnya, 74 persen dari mereka mengaku memberikan informasi yang sangat pribadi, seperti alamat surat elektronik, nama, hari ulang tahun, bahkan nomor kartu jaminan sosial.
Sementara itu, sebanyak 83 persen dari mereka mengaku mengunduh content dari pengguna lainnya dan 31 persen mengaku merespons pesan atau surat elektronik yang tidak diharapkan.
Menurut hasil riset tadi, kurang dari separuh (47 persen) pengunjung situs jejaring sosial adalah orang yang berusia 18-34 tahun, sisanya adalah orang dewasa (34 tahun ke atas). Nah, sebanyak 46 persen dari mereka ternyata log on dari kantor.
Riset yang dilakukan pada Agustus-September itu melibatkan 2.163 responden orang dewasa yang berusia di atas 18 tahun.
Juli lalu, sebuah adware (software iklan) menginfeksi lebih dari sejuta komputer pengguna situs MySpace. Secara tak sengaja mereka mengunduh software itu karena mengklik banner iklan furnitur yang muncul di MySpace. Akibatnya muncul beragam masalah, bahkan ada yang terpaksa menginstal kembali sistem operasi komputer mereka.
Techweb | Darma





