Toko Online untuk Usaha Kecil-Menengah
Rabu, 18 Oktober 2006 | 12:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Di zaman yang mengglobal ini, memiliki situs web bisa jadi merupakan hal yang esensial. Bagi pengusaha misalnya, situs web menjadi media promosi untuk produknya. Apalagi banyak pelanggan dan juga pesaing yang sudah online.
Namun, membuat dan mengoperasikan situs web butuh waktu dan keahlian. Belum lagi harus merancang halaman per halaman web, juga memutakhirkan informasi yang ada di dalamnya. Tak sekadar tempat untuk memajang produk, situs web juga bisa menjadi toko online. Ini perlu upaya dan keahlian lainnya.
Bagi pebisnis kecil dan menengah yang tak memiliki cukup waktu dan keahlian untuk membuat, menjalankan, dan memelihara toko online, kini tersedia layanan berbayar di Internet. Contohnya ProStores dari eBay Inc. (www.prostores.com). Dengan ProStores, pengguna bisa membuat toko online dengan panduan (wizard). ProStores tak membebani pengguna dengan biaya pendaftaran. Setelah mendaftar, pengguna akan menerima e-mail untuk memproses toko online-nya dalam beberapa menit.
Untuk mendapatkan layanan ini, pengguna membayar biaya bulanan. Untuk versi ProStores Business, biaya bulanannya US$ 29,95 (sekitar Rp 273 ribu). Pengguna mendapatkan semua fitur toko online, termasuk halaman dan kategori yang tak terbatas, shopping cart, dan protokol keamanan SSL (secure sockets layer), link ke eBay, PayPal, dan situs belanja online besar.
Kalau ingin fitur yang lebih maju, seperti perangkat promosi semisal kupon belanja atau promosi silang, pengguna bisa memilih versi layanan ProStores Advanced dengan biaya bulanan US$ 74,95 (sekitar Rp 682 ribu). Dengan ProStores Advanced ini, toko online bisa menyediakan layanan penjualan, misalnya menerapkan biaya langganan per bulan atau fitur mengunduh produk digital.
Layanan ProStores ini bakal mendapatkan persaingan dari Yahoo Inc. Bagi pengguna, ini kabar yang baik karena makin banyak pilihan. Pada awal pekan ini Yahoo mengumumkan peluncuran dua wizard baru untuk memudahkan pengguna membuat toko online-nya di Yahoo Small Business (http://smallbusiness.yahoo.com).
Selama ini, Yahoo telah menyediakan perangkat penyetelan toko online yang disebut Store Editor. Tapi program ini membutuhkan keahlian teknis untuk menggunakannya. Dengan wizard yang baru ini, penggunaan Store Editor akan lebih disederhanakan bagi pengguna yang tak memiliki keahlian teknis.
Wizard atau panduan yang terotomatisasi itu memiliki fitur: antarmuka yang intuitif, pola dan layout rancangan, serta menu yang menghilangkan kerumitan program.
Untuk layanan e-commerce, Yahoo menyediakan pilihan Starter, Standar, dan Profesional. Paket Starter berbiaya bulanan US$ 39,95 (sekitar Rp 364 ribu). Paket ini terdiri atas solusi e-commerce lengkap, hosting web, 1.000 account e-mail, dan sebuah nama domain. Namun, Yahoo menerapkan biaya setup US$ 50 (Rp 455 ribu) dan biaya transaksi 1,5 persen per transaksi.
Bagi Yahoo dan ProStores, usaha kecil dan menengah (UKM) adalah potensi pasar yang bagus. Di Amerika Serikat, menurut riset AMI Research, terdapat 6,2 juta UKM. Tahun ini, diperkirakan para pengusaha UKM membelanjakan US$ 98 miliar (sekitar Rp 891,8 triliun) untuk produk dan layanan teknologi informasi.
COMPUTERWORLD | YAHOO SMALL BUSINESS | PROSTORE





