Kini Penyiang, Esok Penyaing

Selasa, 10 April 2007 | 10:26 WIB

TEMPO Interaktif, Washington:

Banyak yang bisa terjadi pada sebuah situs wiki semacam Wikipedia. Awal Maret lalu, misalnya, situs itu harus memecat salah seorang kontributor dan administratornya yang bernama Essjay. Sebelumnya, Essjay mengaku sebagai profesor teologi. Nyatanya, ia hanya pemuda 24 tahun yang dropout kuliah bernama asli Ryan Jordan.

Menengok ke belakang lagi, pada Januari, seorang blogger bernama Rick Jelliffe mengaku ditawari oleh raksasa software Microsoft untuk membuat entri yang lebih "netral" tentang Open Document Format dan format kompetitornya dari Microsoft, yaitu Office Open XML. Ini membuat Wikipedia menjadi tak bebas dari berbagai konflik kepentingan.

Belum lagi bila kerap dijumpai kekurangakuratan pada berbagai artikelnya. Wajar bila kemudian muncul ketidakpuasan terhadap Wikipedia. Nah, pada akhir Maret lalu sebuah situs ensiklopedia online baru bernama Citizendium muncul menjadi ancaman Wikipedia.

Citizendium merupakan kependekan dari Citizen's Compendium (ringkasan segala sesuatu milik seluruh penduduk). Situs ini didirikan oleh Larry Sanger, salah seorang pendiri Wikipedia.

Situs yang saat ini berjalan dalam tahap beta (percobaan) itu bertujuan menjadi ensiklopedi wiki yang lebih akurat dengan content artikel yang memenuhi standar kualitas akademik.

Seperti halnya proyek wiki, Citizendium membuka kesempatan kepada siapa pun untuk berkontribusi. Ada tiga peran yang ditawarkan Citizendium kepada penggunanya, selain hanya sekadar menjadi pembaca, yaitu menjadi penulis, penyunting, atau sebagai pengawas.

Penulis diberi kesempatan untuk menulis artikel, menyunting, serta mendiskusikannya. Sementara itu, penyunting bertugas mengawasi isi artikel. Sedangkan pengawas berwenang mengawasi semua pengguna.

Semua artikel juga akan dimonitor oleh para pengawas (salah satu pengawas adalah Sanger sendiri). Pengawas inilah yang akan menentukan artikel yang layak ditampilkan dan menyensor artikel-artikel yang tak patut ditampilkan.

Untuk menjadi pengawas tak sembarangan, paling tidak ia harus berusia 25 tahun dan memiliki ijazah sarjana (bachelor degree). Aturan-aturan itu dibuat untuk menjaga akuntabilitas dari informasi pada situs.

"Anonimitas (identitas tanpa nama) memang dapat mempercepat siklus pengembangan dari sebuah proyek online. Tapi juga membuka pintu masalah besar, seperti vandalisme (penulisan artikel secara tak bertanggung jawab) dan ketidakakuratan," ujar Sanger.

Hingga kini, kata Sanger, sudah ada lebih dari 820 kontributor (penulis) dan 185 pengawas (penyunting), yang berasal dari beragam latar belakang. "Banyak di antaranya orang yang bukan ahli, tapi juga ada profesor-profesor ternama," kata Sanger.

Sementara itu, sudah ada sekitar 1.100 artikel yang telah dipublikasikan pada situsnya. Memang masih jauh bila dibandingkan dengan artikel Wikipedia yang telah mencapai sekitar 1,7 juta artikel. Bahkan beberapa artikel pada Citizendium merupakan hasil "penyiangan" dari entri-entri Wikipedia.

"Kami memang tak akan mungkin menjadi kompetitor (Wikipedia) untuk saat ini. Tapi beri kami waktu beberapa tahun dan situs kami akan lebih memberi manfaat, dengan berbagai topik bacaan yang lebih luas. Dan tentu saja lebih bermanfaat karena informasi kami tentu lebih kredibel," kata Sanger setengah berpromosi.

cnet | newsfactor | informationweek | pcadvisor | indra darmawan

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :