Menulis Buku Bareng-bareng
Selasa, 15 April 2008 | 10:37 WIB
TEMPO Interaktif, : Penulis buku profesional ataupun amatir kini tak perlu lagi melalui kompetisi yang mencekik leher dari jalur penerbitan tradisional. Soalnya, WEbook, perusahaan berbasis web yang baru berdiri pekan lalu di Bethesda, Amerika Serikat, menawari komunitas calon penulis membantu menulis buku secara bersama-sama.
WEbook mengundang para penulis, editor, ahli topik, dan siapa pun yang memiliki sesuatu untuk dituliskan membubuhkan tinta pena virtual mereka bersama-sama dalam proyek-proyek kesusastraan. Jika sebuah proyek telah selesai dan mendapat skor tinggi dari para anggota situs web itu, WEbook akan menerbitkan versi cetak (hard copy) dan menjualnya melalui toko buku online, seperti Amazon.com, dan toko retail, seperti Barnes & Noble.
Beberapa buku juga dapat dibaca melalui telepon seluler atau dalam format e-book. Novel pertama WEbook berjudul Pandora. Novel yang terdiri atas 58 bab itu ditulis oleh 17 orang dan akan muncul di rak-rak buku toko-toko retail mulai pekan depan.
Percaya dengan peribahasa "banyak kepala lebih bagus daripada satu kepala", WEbook mengadopsi model crowd-sourcing yang sedang tumbuh dan gaya kolaboratif dari Wikipedia. WEbook berharap dapat membantu penulis-penulis frustrasi menunjukkan potensi mereka.
"Gagasannya adalah buku itu akan lebih baik jika penulis mendapatkan umpan balik yang cepat dan dini selama proses penulisan," ujar Presiden WEbook Sue Heilbronner, yang juga bekas pengacara.
Menulis novel bukanlah aktivitas sosial terbesar dari WEbook. Itu sebabnya, 90 proyek dari situs web ini berbentuk antologi dari esai orang pertama, buku panduan, dan koleksi cerita pendek. Proyek yang sedang berjalan, termasuk 101 Things Every Man Should Know How to Do, yakni tutorial menarik mengenai bagaimana memasak steik hingga tata cara menari break dance, serta The First Year, yaitu koleksi esai mengenai pengalaman para guru pertama kali mengajar.
WEbook juga berharap bisa mendapatkan penulis pada bidang yang menarik, yakni keahlian dari orang dengan pengetahuan detail yang hanya diketahui dan dipahami orang tertentu (esoteric). Misalnya, ahli dalam hukum atau agen mata-mata, sehingga sebuah roman detektif lebih otoritatif.
Perusahaan ini mendapat dukungan finansial dari Greylock Partners, yakni investor awal jejaring sosial Facebook, situs berita sosial Digg, dan firma iklan online DoubleClick. Salah satu pendiri WEbook adalah penulis dua novel dan buku anak-anak asal Israel, Itai Kohavi.
Mendaftar menjadi anggota WEbook tidak dikenai biaya. Anggota bisa menjaga pekerjaannya secara pribadi atau memungkinkan secara terbatas atau semua orang mengakses proyeknya untuk memberi umpan balik atau berkontribusi. Menurut Heilbronner, royalti dari buku yang dicetak dan terjual akan dibagi antara penulis, pihak WEbook, dan para kolaborator.
WEbook bukanlah yang pertama bereksperimen dengan penerbitan kolaboratif seperti ini. Tahun lalu, Penguin Book di Inggris meluncurkan sebuah proyek wikinvel yang disebut "A Million Penguins". Penerbit buku HarperCollins juga mencoba hal serupa ketika memberikan kesempatan kepada para remaja menyumbang bab-bab untuk novel remaja, yang kini tersedia dalam sebuah e-book. Selain itu, setiap November, National Novel Writing Month mengumpulkan ribuan penulis dalam grup-grup di seluruh negeri untuk menghasilkan novel sepanjang 50 ribu kata yang berlatar sosial.
l WEBOOK | WASHINGTONPOST | BUSINESWEEK | BIZJOURNAL | DODY




Komentar Anda :