close

Ponsel Nokia untuk Negara Berkembang

Senin, 21 April 2008 | 16:58 WIB

TEMPO Interaktif, HANOI:-- Produsen ponsel Nokia memperkenalkan empat handset terbarunya di Hanoi, Vietnam, Kamis pekan lalu. Keempat handset terbaru itu adalah Nokia 5000, Nokia 2680 Slide, Nokia 7070, dan Nokia 1680 Classic.
Keempat handset tersebut diluncurkan bagi masyarakat di negara berkembang, khususnya replacement buyer. Ini adalah kategori konsumen yang ingin mengganti ponsel lama dengan model baru yang lebih canggih.
"Masyarakat di pasar berkembang menginginkan lebih banyak ponsel yang selama ini sudah ada," kata Chris Carr, President Sales South East Asia & Pacific Nokia, dalam rilis yang diterima Tempo pekan lalu.
Produk yang diunggulkan adalah Nokia 5000, yang diklaim sebagai ponsel kamera pertama dari Nokia yang dibanderol dengan harga terjangkau. Harganya US$ 78-140, belum termasuk pajak dan subsidi.
Ponsel ini juga dilengkapi layar QVGA yang lebar dan bisa untuk memainkan musik digital serta mengakses e-mail. Rencananya, ponsel ini akan dikapalkan pada kuartal ketiga tahun ini.
Beberapa tahun terakhir, mayoritas first-time buyer ponsel Nokia berasal dari pasar berkembang. Namun, jumlah replacement buyer rupanya juga semakin besar. "Tahun ini untuk pertama kalinya replacement buyer akan melebihi angka first-time buyer," ujar Chris. l Kartika Candra

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan