|
Pemutar Media Sekaligus Proyektor
Kamis, 24 April 2008 | 12:36 WIB
TEMPO Interaktif, : Pernahkah Anda membayangkan seperti apa pemutar media pada 10 atau 20 tahun mendatang? Boleh jadi Anda tak lagi menenteng pemutar media portabel semacam iPod yang ada saat ini. Pasalnya, layar iPod yang kecil tentu akan sangat tidak nyaman untuk menyaksikan aksi aktor pujaan di film kesukaan Anda.
Lagipula, mungkin saja perkakas semacam itu juga sudah tidak ada lagi di pasar, tergusur oleh produk yang lebih canggih. Salah satu contohnya adalah sebuah gadget yang baru-baru ini dipamerkan di ajang Hong Kong Electronics dan akan segera diluncurkan ke pasar, yaitu SunView Portable Media Player Projector atau disingkat SunView PMPP.
Perkakas ini mengintegrasikan sebuah pemutar media dengan sebuah proyektor mini (pico-projector), hasil kerja sama perusahaan iView Limited dengan Sunlink International Holdings di Hong Kong.
"SunView adalah pemutar media portabel komersial pertama yang dilengkapi dengan proyektor," ujar Chairman iView CC Chang melalui surat elektroniknya kepada Display Daily.
Menonton video, misalnya, tak perlu lagi memelototi layar mungil karena gambar akan diproyeksikan oleh proyektor tersebut langsung ke dinding atau ke media proyeksi lain.
SunView berukuran 133 x 79 x 25 milimeter, menggunakan sistem operasi Windows CE 5.0 lengkap dengan program Office Viewer. Karena itu, baik melalui layar sentuh 3,5 inci miliknya maupun gambar proyeksi, pengguna bisa menyaksikan klip video, foto-foto, hingga presentasi bisnis.
Ia juga dibekali dengan sebuah pengeras suara internal, pengendali jarak jauh, slot kartu memori SecureDigital, dan proyektor mini IPL630 LCOS pico-projector buatan iView. Mesin proyektor ini menggunakan teknologi LED dan color-sequential ferroelectric LCOS microdisplay yang telah banyak digunakan di berbagai viewfinder kamera digital dan camcorder.
Menurut iView, proyektor IPL630 mampu menghasilkan kualitas gambar VGA (640 x 480 piksel) dengan gamut warna 110 persen lebih baik daripada standar video sistem TV analog NTSC. Ia mampu menghasilkan gambar berukuran diagonal 1,3 meter dengan keluaran iluminasi cahaya sebesar 9 lux (sekitar sembilan kali kekuatan cahaya bulan di tempat tinggi di daerah tropis).
"Konsumen telah lama menantikan pemutar media portabel baru yang menghibur dan mudah digunakan. SunView PMPP bisa menghadirkan pengalaman baru saat menonton dan berbagi dengan orang lain, baik untuk hiburan maupun keperluan pekerjaan," ujar Andy Wong, Presiden Sunlink International.
Beberapa perusahaan lain, seperti Microvision dan Texas Instrument, juga mengembangkan pico-projector untuk perangkat portabel. Bahkan, di ajang Consumer Electronics Show awal tahun ini, Microvision sempat memamerkan prototipe berkode nama Show, yang dapat memproyeksikan file video dan gambar-gambar dari personal data assistant, PMP, kamera digital, atau laptop.
Selain itu, Microvision tengah mengembangkan aplikasi teknologi ini pada ponsel-ponsel Motorola di masa depan. Hingga saat ini, hanya SunView yang siap dilempar ke pasar. SunView sudah tersedia di Hong Kong dalam jumlah terbatas. Belum ada keterangan yang pasti tentang harga perangkat ini.
Yang jelas, peranti berukuran segenggaman tangan ini akan mampu menghadirkan pengalaman visual yang hampir sama dengan menonton TV. Tak mengherankan kalau dalam waktu tak begitu lama lagi, teknologi itu akan jamak dijumpai pada pemutar media portabel, ponsel, atau peranti lain. Analisis pasar dari firma Insight Media baru-baru ini menyebutkan pada 2011, lebih dari 11 juta unit ponsel dan PDA akan menggunakan teknologi ini.
l DISPLAYDAILY | GIZMODO | DISPLAYTECH | INDRA DARMAWAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|