Introspeksi Gaya PSP

Jum'at, 05 September 2008 | 11:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sulitnya meredam laju Nintendo di pasar konsol game bergerak membuat Sony merasa perlu melakukan introspeksi. Cara yang dipilih adalah memperbarui PlayStation Portable (PSP) dan meluncurkan model terbaru: PSP-3000.

Sony sudah melakukan sejumlah perbaikan pada konsol PSP-3000, di antaranya menanamkan layar LCD beresolusi tinggi. Selain itu, tersedia mikrofon built-in. Konsol ini pertama kali akan dikapalkan di Jepang pada Oktober mendatang.

"Kami perlu dan akan meningkatkan software dan hardware tanpa pembatasan," kata Shawn Layden, Presiden Computer Entertainment Sony Jepang, baru-baru ini.

Ini adalah jawaban atas sebuah riset yang diadakan oleh sebuah lembaga bernama Enterbrain. Riset itu menyatakan, 80 persen pengguna PSP menggunakan konsol tersebut untuk keperluan lain, seperti mendengarkan musik, menonton video UMD, berbagi foto, atau Internet.

Sadar akan kenyataan bahwa kebanyakan penggunanya tak terlalu berminat dengan fungsi utama PSP, yaitu bermain video game, Sony pun meningkatkan kapasitas layarnya dengan rasio kontras, waktu respons, dan volume warna yang lebih besar. Tentu jauh lebih menarik ketimbang pendahulunya.

Secara teknis, layar 4,3 inci PSP-3000 beresolusi 480 x 272 piksel. Layar transparan penuh ini diperkuat dengan 16,7 juta warna.

Model terbaru itu juga sudah dilengkapi fungsi antisilau. Artinya, pengguna tetap bisa menikmati permainan di berbagai kondisi cahaya, mulai yang remang sampai cahaya berlebihan.

Peningkatan pada komponen layar ini bukannya tak berdampak negatif. Yang paling dikhawatirkan adalah menurunnya daya tahan baterai karena layar terbilang sebagai komponen paling menguras tenaga listrik.

Situs Gamespot memperhitungkan, peningkatan layar itu akan mengurangi daya baterai 20 sampai 30 menit. Alhasil, daya baterai PSP-3000 diperkirakan hanya tiga sampai empat jam.

Pihak Sony mengatakan sebaliknya. Juru bicara Sony, John Koller, mengatakan insinyur Sony sudah berupaya memastikan desain PSP-3000 hemat energi.

"Saya ingin mengoreksi wawancara dengan Gamespot dan mengklarifikasi bahwa daya baterai PSP-3000 bisa mencapai empat sampai enam jam untuk game dan empat sampai lima jam untuk video," katanya di blog perusahaan itu.

Koller mengakui perubahan layar akan menyedot tenaga, tapi insinyur Sony telah mengupayakan penghematan daya pada seluruh sistem, termasuk komponen. "Jadi tak perlu khawatir kehilangan waktu saat menikmati tampilan layar PSP baru," katanya.

Sebagai tambahan, Sony menanamkan mikrofon yang akan membuat PSP-3000 dapat berfungsi sebagai telepon Internet. Layanan ini tersedia melalui jaringan Skype, penyedia layanan voice on Internet protocol.

Di masa depan, Sony kabarnya akan menambah fitur penerima sinyal Global Positioning System pada PSP. Semuanya demi mendongkrak penjualan di pasar konsol tangan yang saat ini masih dikuasai Nintendo dengan konsolnya: Wii dan DS.

PSP-3000 akan dijual di Jepang dengan harga US$ 183. Harga ini masih lebih mahal ketimbang Nintendo DS berlayar ganda. Maka tak mengherankan bila Nintendo bisa meraup penjualan sampai 23 juta dalam kurun Desember 2004 sampai Juni 2008. Di rentang waktu yang sama, Sony hanya berhasil menjual 10 juta unit PSP. | Deddy Sinaga | Gamespot | AFP | Gizmod

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :