Ruang Pamer Gratis di Internet  

Selasa, 07 Oktober 2008 | 20:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Situs web yang menyediakan tempat untuk memasang iklan kini terserak di ruang maya. Di Indonesia saja ada ratusan ribu situs yang bisa dipasangi iklan. Orang pun bebas memilih di mana akan mengiklankan produknya.

Dari jumlah itu, rupanya hanya sebagian kecil yang menyediakan fitur atau ruang interaksi antara penjual dan pembeli. Padahal, interaksi ini penting agar promosi online berjalan efektif. Kalaupun ada yang menyediakan ruang interaksi--biasanya pada portal komunitas, si pengiklan harus membayar lebih dulu kepada pengelola situs.

Tapi bukan berarti tak ada situs iklan gratis di Internet. Cari saja lewat mesin pencari Google dengan kata kunci "situs iklan gratis". Maka muncul 900 ribuan informasi tentang hal ini dan ada ribuan situs yang memberi layanan gratis memasang iklan.

Sebagian situs bahkan memiliki anggota bejibun. Situs komunitas semacam ini umumnya hanya menyediakan ruang sempit atau cuma iklan baris untuk pengusaha yang ingin mempromosikan produknya. Akibatnya, karena terlalu banyak banner, calon pembeli jadi agak sulit mendapatkan produk yang dicari. Tampilannya juga kurang enak dilihat.

Kini ada sebuah portal komunitas yang mungkin bisa menjadi alternatif pilihan bagi pengusaha yang ingin mengiklankan produknya secara gratis di ruang maya. Situs bernama Bazar (www.bazar.co.id) ini tak sekadar menawarkan ruang iklan gratis, tapi juga menyediakan fasilitas "Gerai Online Marketing Pribadi" atau ruang publik yang otomatis dimiliki setiap anggotanya.

Ruang publik ini berupa ruang iklan plus ruang profil si pengiklan yang bisa dilengkapi gambar logo perusahaan atau foto produk, serta deskripsi anggota. Ruang ini tentu lebih luas, tak sekadar iklan baris atau kolom. Tidak cuma perusahaan, bahkan perorangan, pribadi, organisasi, atau komunitas online juga bisa mendaftar menjadi anggota.

Gerai Online Marketing Pribadi layaknya ruang pamer di Internet ini juga mudah diakses. "Mendaftar dulu jadi anggota, lalu kirim content iklan, foto, atau profil. Semua itu akan langsung ditampilkan di Bazar," kata Muhammad Nur Usman, Web Content Manager Bazar.

Fitur "Iklanku" di situs ini dirancang agar anggota bisa langsung mengakses gerainya sesudah login. Jumlah iklan, deskripsi, image, dan masa tayang setiap iklan yang tampil bisa diatur sendiri oleh setiap anggota. "Anggota bisa menayangkan iklan sebanyak-banyaknya, semua gratis," ujar Usman. Biaya yang dikeluarkan hanyalah biaya akses Internet.

Tidak cuma itu. Sebagai portal komunitas, Bazar juga menyediakan ruang interaksi, baik yang bersifat pribadi maupun umum untuk sesama anggota. Ruang interaksi pribadi ini bersifat rahasia. Pesan pribadi dari sesama anggota akan dikirim moderator ke e-mail pribadi.

Sedangkan ruang interaksi umum berisi komentar sesama anggota atau pengunjung atas iklan anggota lain yang tampil di layar iklan. Setiap pesan pribadi atau umum akan langsung dikirim ke setiap anggota, sehingga tak ada yang ketinggalan respons dari anggota lain. "Ini memungkinkan komunikasi bisnis online yang efektif dan efisien, kapan saja," kata Usman.

Setiap anggota baru akan ditampilkan di halaman depan setiap harinya. Cara ini diharapkan menguntungkan pemasang iklan, karena bisa langsung menjalin relasi dengan mengirim pesan kepada anggota baru. "Tampilan halaman dibuat lebih fresh tanpa banner-banner iklan seperti situs iklan lainnya," ujar Usman.

Sejak versi Beta-nya diluncurkan pada Maret lalu, situs Bazar yang akan diluncurkan pada awal tahun depan ini telah mempunyai 5.000-an anggota yang mengiklankan produknya secara aktif.

Fasilitas "Gerai Online Marketing" di situs ini juga dilengkapi statistik respons atas iklan anggota. Banyaknya iklan anggota bisa tampil bersamaan di ruang iklan sehingga menjadi sebuah kumpulan atau katalog iklan yang menarik.

Dan yang terpenting, iklan anggota mudah diakses oleh siapa saja lewat layanan pencarian, iklan terpopuler, iklan harian berdasarkan kategori, atau dari item iklan pilihan di halaman depan Bazar. Iklan-iklan tersebut otomatis masuk ke mesin pencari Yahoo atau Google.

Layanan iklan gratis ini jelas menguntungkan pengusaha kecil seperti Riko Ferdinan. Riko, yang memasang iklan agen perjalanan dan ticketing di kawasan Jakarta Timur, mengaku hanya memasang iklan di Internet, salah satunya di situs Bazar. "Karena saya mencari yang gratisan," ujarnya. Apalagi, sekitar 80 persen segmen pasar usaha yang digelutinya adalah orang-orang kantoran. "Mereka kan punya akses Internet lebih mudah," katanya.
Dimas

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :