Sanyo Luncurkan Pemutar Radio Internet
Kamis, 30 Oktober 2008 | 14:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Lebih dari setengah abad yang lalu, Sanyo adalah pelopor. Perusahaan elektronik ini meluncurkan radio transistor pertama di dunia saat itu.
Kini, di era digital dengan berbagai perangkat pemutar musik digital dan multimedia, Sanyo tak pernah lupa dengan status pelopor radio itu. Pada Senin lalu, di Kanada, Sanyo meluncurkan radio R227.
“Kanada adalah negara multikultural dan urban terkonsentrasi di dunia dan Sanyo Internet Radio R227 memenuhi kebutuhan para penggemar radio secara sempurna,” kata Barry Richler, Vice President Consumer Products Sanyo Kanada.
Tentu saja radio baru ini bukan jenis transistor biasa yang semakin tersingkir dari peredaran. R227 adalah pemutar radio Internet yang bisa memperdengarkan siaran dari ribuan stasiun radio atau podcast.
“Banyak stasiun radio di kawasan terpencil di dunia tak bisa dipantau dengan gelombang radio pendek. Juga, sulit menerima sinyal AM di kawasan perkotaan dan kondominium,” kata Richler. “Masalah ini terpecahkan dengan mengakses streaming radio web.”
Pendengar juga bisa mencari siaran radio menurut negara, termasuk mencari siaran berdasarkan genre yang diusung stasiun-stasiun radio itu.
“Anda bisa mendengarkan musik di radio dari Kota New York atau Calgary, misalnya, tanpa perlu menyalakan kom puter. Ini akan membuat Anda jatuh cinta kembali kepada radio,” tutur Richler.
Sebagai pelengkap, R227 memiliki sepasang speaker stereo, satu tombol untuk on/off, sebuah remote control, colokan Ethernet, dan output audio untuk menghubungkan R227 dengan sound system bertenaga lebih dahsyat.
R227 juga memiliki sebuah input auxiliary agar bisa tersambung ke pemutar audio lainnya. Ia pun mendukung format audio AAC, AIFF, MP3, RM, WAV, serta playlist komputer (M3V).
Fitur tambahannya adalah jam dan alarm. Bahkan, pengguna bisa menyetel R227 agar membangunkannya melalui program radio FM atau Internet.
Radio R227 juga memiliki modul Wi-Fi yang built-in bila ingin terkoneksi ke Internet secara nirkabel. Pengguna bisa mencari stasiun radio dan menyimpannya pada satu dari delapan preset.
Selaku perangkat bernama radio, tentu saja R227 tak melupakan pakem tradisionalnya. Ia masih memiliki tuner Radio FM dengan delapan preset. Alhasil, bila radio dari luar negeri terasa asing, R227 masih bisa dipakai untuk mengakses siaran radio lokal. Seperti sejak dahulu kala.
Tubuhnya didominasi corak kayu berwarna hitam glossy. Ia ditawarkan seharga US$ 219, dan untuk sementara hanya ada di Kanada mulai akhir Oktober ini.
Deddy Sinaga | ENGADGET | ELECTRONISTA | DIGITAL HOME | MARKETWIRE
bookmark
Podcast: serangkaian berkas audio atau video digital yang didistribusikan melalui Internet oleh sindikasi pengunduhan melalui Web feeds, ke pemutar multimedia portabel dan komputer pribadi. Content yang sama bisa juga dihadirkan melalui pengunduhan langsung atau streaming.




Komentar Anda :