close

Polisi Selidiki Blog Pengakuan Teror Al Qaeda

Rabu, 29 Juli 2009 | 19:14 WIB

blog terorisTEMPO Interaktif, Jakarta - Penyidik Markas Besar Polri menyelidiki dan meneliti blog mediaislam-bushro.blogspot.com yang berisi pengakuan bertanggung jawab atas peledakan bom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton pada 17 Juli lalu.

Menurut wakil juru bicara Mabes Polri Brigadir Jenderal Sulistyo Ishak, Polri akan membuktikan terlebih dahulu blog yang dibuat oleh Tandzim Al Qo'idah Indonesia itu. "Beredarnya pengakuan itu, masih perlu diteliti dan dibuktikan," ujar Sulistyo dalam konferensi pers, Rabu (29/7).

Humas Polri, kata Sulistyo, baru mengetahui peredaran blog hari ini. Namun menurutnya, Polri tetap akan berpegangan pada investigasi ilmiah untuk membuktikan kebenaran blog itu.

"Kami tidak akan terkecoh dengan pengakuan yang belum pasti itu, dan akan meneliti hingga dapat membuktikan kebenaran situs tersebut," kata dia.

Kepolisian pun akan menindak tegas pelaku yang membuat blog itu. Kalau terbukti, kata Sulistyo, maka pelaku akan dijerat dengan semua undang-undang yang terkait, termasuk Undang-undang Informasi dan Transaksi Teknologi. "Kami juga akan bertindak tegas pada pelaku peledakan, apakah dia sebagai pelaku di balik layar atau sebagainya, Polri akan melacak."


Mantan Mantiqi Jamaah Islamiyah Nasir Abbas meragukan tulisan di situs web http://mediaislam-bushro.blogspot.com/ yang menyebutkan sebagai keterangan resmi dari Amir Tandzim Al Qaidah Indonesia, Noor Din M. Top.

"Saya meragukan," tulis Nasir Abbas, dalam pesan pendeknya sebelum tampil di sebuah televisi nasional, malam ini.

CORNILA DESYANA

Info Grafis

  • Operasi Sepanjang Jawa

    Pasca-pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton pada Jumat pekan lalu, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menggelar berbagai operasi di seantero Jawa.

  • Jejak Sang Buron

    Noor Din M. Top, orang yang sudah diburu polisi selama lebih dari tujuh tahun, memang dituding terkait dengan aksi bom di dua hotel mewah itu.

  • Mereka Menembus Keamanan

    Berbeda dengan ledakan di depan lobi Hotel JW Marriott pada 5 Agustus 2003 dan Kedutaan Australia pada 9 September 2004, bom kembar di Marriott-Ritz Carlton bisa lolos keamanan ketat hotel.

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [1] :

  • Inagtlah amar ma'ruf nahi mungkar

    Dari pada ngebom tidak bermanfaat, tidak ada jalan yang menuju kebaikan soalnya cara nya juga tidak baik dengan menyakiti orang lain,coba pikirkan lagi !!!!!!! sejak jaman Nabi Muhammad SAW perbedaan juga sudah ada, tapi Nabi tidak pernah memusuhi orang yang tidak memusuhi beliau bahkan beliau lebih utama bersenyum dari pada mengeluarkan pedang.Wahai orang Muslim seluruh dunia siapa tuntunanmu ???maka ikutilah caranya seperti apa yang telah ia lakukan dulu.

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan