BPS akan Menyensus Pedagang Kaki Lima

Rabu, 14 Maret 2001 | 15:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk membantu Pemda DKI dalam menangani masalah pedagang kaki lima, Biro Pusat Statistik (BPS) pada April mendatang akan melakukan sensus terhadap pedagang kaki lima di seluruh wilayah DKI Jakarta. Hal ini diungkapkan Ny. Masni Rani, Ketua BPS Provinsi DKI Jakarta kepada wartawan di Balikota Jakarta, Rabu (14/3).

Menurut Masni, sensus yang akan berlangsung selama satu bulan itu untuk memperoleh data riil jumlah kaki lima dan karakteristiknya. “Sehingga kebijakan Pemda benar-benar sesuai dengan kemauan pedagang dan kemauan Pemda sendiri,” ujarnya.

Untuk memperoleh karakteristik kaki lima, kata Masni, nantinya BPS akan mengambil sample 10 persen dari seluruh populasi kaki lima yang ada di Jakarta. Berkaitan dengan ini, ia berharap agar kaki lima tidak perlu merasa takut atau curiga jika ada petugas sensus yang mendatangi mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Masni menerangkan tentang pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta tahun 2000 yang mengalami peningkatan secara signifikan sebesar 3,67 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pertumbuhan Produk Domistik Regional Bruto (PDRB) DKI Jakarta tahun 2000 terjadi di seluruh sektor, kecuali pertanian. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor perdagangan-hotel restoran (5,49 persen), industri pengolahan (3,91 persen), sector pengangkutan-komunikasi (3,20 persen, sektor bangunan tumbuh (2,89), listrik-gas-air minum (2,42 persen, dan sektor keuangan (2,36 persen) sedangkan untuk sektor pertanian justru mengalami penurunan sebesar –4,54 persen. (Suseno)






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: