close

Belum Diketahui, Apakah Dua Petugas Edarkan Narkoba dalam LP

Rabu, 19 Februari 2003 | 09:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dua pegawai Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang Jakarta Timur,Yus Hutapea dan Denny, masih ditahan jajaran kepolisian dari Polres Jakarta Selatan. Namun, pihak kepolisian belum memperoleh keterangan apakah kedua tersangka itu juga mengedarkan barang haram itu di dalam LP Cipinang, termasuk kepada para narapidana yang mendekam di sana.

Deny dan Hutapea ditangkap jajaran kepolisian Polres Jakarta Selatan, Selasa (18/2) malam. Keduanya ditangkap karena diketahui sebagai pengedar narkoba. Hal tersebut dikatakan Kasatserse Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Polisi Merdisyam, di Polres Jakarta Selatan, Rabu (19/2) sore.

Penangkapan Yus Hutapea dan Denny yang langsung dipimpinnya itu, menurut Merdisyam, dilakukan setelah pihaknya berhasil menangkap seorang bandar narkoba bernama A Hok yang bertempat tinggal di wilayah Jakarta barat. "Dari keterangan A Hok kami lalu melakukan pengembangan," katanya. A Hok, kata Merdisyam , yang diketahui sebagai bandar narkoba pemasok para bandar di Jakarta Selatan dan telah lama menjadi target operasi Polres Jakarta Selatan, mengaku juga memasok narkoba kepada kedua anggota LP Cipinang itu.

Merdisyam mengatakan penangkapan terhadap keduanya dilakukan petugas dengan cara berpura-pura ingin membeli narkoba. Ternyata pancingan itu berhasil. "Kami lalu segera menangkap keduanya," kata dia seraya mengatakan proses penangkapan kedua tersangka dilakukan di luar LP Cipinang.

Dari kedua tersangka, dia menangkap barang bukti berupa 500 gram shabu-shabu yang dibagi dalam beberapa bungkus kantong kecil. (Nunuy Nurhayati- Tempo News Room)

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan