Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Negara Rugi Miliaran Rupiah Akibat Penyelundupan di Tanjung Priok
21 Mei 2003

TEMPO Interaktif, Jakarta:Selama tahun 2003 Kantor Wilayah IV Direktorat Jenderal Bea Cukai Jakarta mencatat berbagai pelanggaran penyelundupan dan ketentuan impor. Berbagai kasus tersebut mengakibatkan negara rugi miliaran rupiah. Hal ini disampaikan Edy Setyo, Kepala Pencegahan dan Penyidikan Bea Cukai Kanwil IV Tanjung Priok, pada konferensi pers, Rabu (21/5).

Menurut Edy, pelanggaran yang terjadi diantaranya, percobaan pengeluaran sepeda motor dengan kontainer kosong, pada 26 Maret 2003. PT PP memang mengajukan permohonan pengeluaran 115 kontainer kosong. Ternyata dalam salah satu kontainer itu ditemukan dua karton barang yang disembunyikan. Karena curiga petugas memeriksa dan ditemukan dua sepeda motor merk Yamaha tipe W 250 warna biru yang kondisinya masih baru. Saat ini dilakukan penyegelan dan dalam proses penyelidikan selanjutnya. “Belum ada tersangka semuanya masih dalam proses penyelidikan,” katanya.

Kanwil Bea Cukai Tanjung Priok juga menemukan gula impor yang diselundupkan didalam sepuluh kontainer dalam kapal motor dari Belawan untuk dibongkar di Tanjung Priok. Juga kapal motor TS yang membawa sembilan kontainer berisi gula impor. Total dari kedua kapal itu sekitar 225 ton gula impor. “Hal ini jelas-jelas melanggar keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan nomor: 643/MPP/Kep/9/2002” kata Edy Setyo.

Sementara itu, kasus lain yang terjadi adalah manipulasi pemberitahuan impor, yang dilakukan oleh PT DPM dan PT SK. Perusahaan tersebut membuat dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) berisi alat-alat tulis seperti bollpoint, pensil box, dan pensil shapper. Tetapi kenyataannya didapati tiga buah motor dalam bentuk utuh dan satu rakitan. Ketiga motor tersebut bermerk KTM warna Orange, Ducati 999 S testastretta dan Harley Davidson tipe Ultra Classic 1903-2003. Sedangkan yang rakitan bermerk KTM Racing. Kedua perusahaan itu juga memberitahukan hal yang tidak benar dalam dokumen, mereka mengatakan mengimpor plastic seal, PVC sheet dan obeng, tetapi ternyata ketika diperiksa berisi printer bermerk Canon BJC 2100.

Kasus manipulasi lain adalah ekspor pasir timah yang dilakukan PT LJM yang beralamat di Kali Deres, Jakarta Barat dengan menggunakan lima kontainer yaitu SIKU 2930218, SIKU 2913669, ILSU 2021111, MLCU 2649564 dan IJSU 4751893. Perusahaan tersebut melaporkan barang yang diekspor berupa 97,5 ton glaze ingranule, tapi setelah diselidiki berdasarkan informasi intelijen ternyata adalah tin oxide (timah oksida) dalam bentuk butiran. Barang tersebut merupakan barang yang dilarang untuk diekspor berdasarkan keputusan Menperindag.

Edy Setyo menjelaskan semua pelanggaran yang terjadi tersebut masih dalam proses penyelidikan. “Kami belum biasa menetapkan tersangka dan ada tidaknya keterlibatan orang dalam. Yang pasti negara rugi miliaran rupiah” ujarnya. (Poernomo Gontha Ridho—Tempo News Room)






Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data