Empat Siswi SMU 7 Bogor Culik Adik Kelasnya
Jum'at, 09 Januari 2004 | 23:16 WIB
TEMPO Interaktif, Bogor: Empat siswi kelas III SMU Negeri 7 Bogor menculik dua adik kelasnya usai ulangan umum pada Jumat (9/1) sore. Di dalam mobil mereka dicaci maki dan dianiya, dan setelah itu dibuang di suatu tempat. Jumat malam ini, orang tua korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Bogor.
Di kantor polisi, Vanya Meri Adam menceritakan pada pukul 16.20 WIB usai ulangan umum dia keluar sekolah. Di jalan dia dilempar sandal dan ditarik secara paksa ke dalam mobil Kijang oleh Neng Istika. Di dalam mobil ternyata sudah ada Mela, Dea dan Ica yang kemudian mengancam Vanya dengan tusuk konde agar tidak menceritakan penculikan itu kepada siapapun juga.
Salah seorang pelaku mengatakan bahwa tusuk konde tersebut sempat dipakai untuk menusuk Intan. Kemudian korban dibawa ke sebuah jalan sepi sekitar 1 km dari sekolah sambil dintimidasi dan dicaci maki. Salah seorang pelaku sempat mengusulkan agar Vanya dibuang ke tempat yang jauh. Namun akhirnya korban dilepas kembali di dekat sekolahnya.
Orang tua Vanya akhirnya mengadukan persoalan tersebut ke polisi. Ternyata sebelumnya, keempat pelaku pernah menculik Intan Lestari yang seperti Vanya, duduk di kelas I. Intan Jumat (9/1) malam dengan ditemani orang tuanya juga mengadukan kasus itu ke Polres Bogor.
Intan mengaku pada 30 Desember lalu, keempat seniornya menculiknya usai pulang sekolah. Di dalam mobil, keempat pelaku menjambak rambut dan memukul kepalanya serta mengancam dengan tusuk konde. Selama empat jam dia dibawa berkeliling kota Bogor. Awalnya Intan akan dilepaskan di daerah Sentul. Namun mereka akhirnya menurunkan Intan di daerah Ceger.
Dari laporan kedua siswa itu, polisi langsung memeriksa pelaku. Kepada polisi Mela menjelaskan hanya ingin memberi pelajaran kepada yuniornya agar lebih menghormati senior. “Saya tidak bermaksud menculik tapi hanya menakuti-nakuti saja,” katanya.
(Defan Purnama—Tempo News Room)




Komentar Anda :