Puluhan Pohon Tumbang di Jalan Iskandar Muda

Jum'at, 30 Januari 2004 | 17:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Angin kencang yang melanda Jakarta bagian selatan menyebabkan tiga mobil tertimpa pohon tumbang di sepanjang Jalan Iskandar Muda, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Di depan Rumah Sakit Dharma Medika, kompleks perumahan Kostrad, billboard iklan setinggi sepuluh meter patah. Tidak jauh dari situ, billboard milik stasiun pom bensin setinggi lima meter juga ikut tumbang.

Angin yang diiringi hujan lebat pada Jumat (30/01) pukul 15.00 itu menyebabkan macetnya Jalan Iskandar Muda. Antrean kendaraan sudah dimulai sejak mesjid raya Pondok Indah hingga depan Universitas Satyagama. Begitu juga arus sebaliknya. Kemacetan ini disebabkan karena tumbangnya puluhan pohon dan banjir setinggi tiga puluh sentimeter di sekitar daerah Bungur.

Pohon yang tumbang di depan Toko Buku QB mengenai satu mobil. "Batang pohon itu mengenai mobil Suzuki Carry," kata Slamet, anggota Satpam Restoran Paregu, yang berada di depan toko buku tersebut. Menurut Slamet, meskipun penyok bagian atasnya mobil tersebut masih bisa dijalankan oleh pemiliknya.

Di depan gedung BCA, pohon yang tumbang menimpa dua mobil yang sedang diparkir. Walhasil kap mobil Toyota Kijang dan sebuah sedan penyok. "BCA memang baru saja tutup, namun masih ada mobil yang parkir di halamannya," kata Udin, pedagang rokok yang berada di seberang kantor BCA di Jalan Iskandar Muda.

Untungnya billboard iklan yang patah di depan rumah sakit milik Kostrad tidak menyebabkan jatuhnya korban. Aluminium yang lepas dari billboard tersebut juga tidak mengenai warung yang berada di bawahnya.

Kencangnya angin juga ditunjukkan dengan robohnya billboard milik stasiun pompa bensin di dekat perumahan Kostrad. Padahal lebar billboard yang tingginya lima meter itu, cuma satu setengah meter. Bencana itu menyebabkan pompa bensin tersebut ditutup. Sementara puluhan pohon di trotoar Jalan Iskandar Muda roboh hingga terlihat akarnya.

Ketika hujan hampir reda, puluhan warga turun ke jalan untuk menyingkirkan pohon yang tumbang. Mereka juga ikut mengatur lalu lintas yang macet. Namun di antara mereka, ada puluhan anak muda yang memanfaatkan situasi dengan meminta sumbangan ke pengemudi kendaraan bermotor. Sampai pukul 16.00, tidak terlihat polisi atau aparat pemerintah DKI yang turun ke jalan untuk mengatur lalu lintas dan menyingkirkan pohon yang tumbang.

U. Widyanto - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: