Warga Diminta Waspadai Pohon Rawan Tumbang

Jum'at, 30 Januari 2004 | 19:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Suku Dinas Pertamanan Wilayah Jakarta Selatan, Harun Alrasyid, meminta warga di wilayah Jakarta Selatan untuk mewaspadai sekitar 5.000 pohon yang dikhawatirkan dapat tumbang dalam musim hujan yang disertai angin kencang ini.

"Tolong waspadai pohon yang terlalu tinggi, terlalu besar, berusia tua di atas 50 tahun, dan yang terletak di jalan-jalan protokol," kata Harun kepada Tempo News Room di lokasi pohon tumbang yang menimpa rumah di Jalan Pattimura 16 Jakarta Selatan, Jumat (30/1) petang.

Jenis-jenis pohon yang perlu diwaspadai oleh warga di antaranya pohon kenari, pohon beringin, pohon palem, pohon khaya, dan pohon flamboyan.

Hari ini saja, pohon yang roboh karena hujan dan angin kencang di wilayah Jakarta Selatan tercatat sebanyak 16 pohon dan 40 lainnya patah-patah. Kawasan yang cukup parah, menurut Harun, antara lain di Jalan Pattimura, Al-Azhar, Jalan Martimbang, Jalan Pakubuwono, Kebayoran Lama, Antasari, Tanah Kusir, dan Pondok Indah. "Namun yang roboh menimpa rumah hanya di Jalan Pattimura ini saja," ujarnya.

Selama November hingga Januari ini, sebanyak 50 pohon tumbang di wilayah Jakarta Selatan. Harun menyatakan sejak 2 September pihaknya telah menanam 1.000 pohon sebagai pengganti pohon yang tumbang itu.

Berdasarkan Perda Nomor 11 Tahun 1999 mengenai Ketertiban Umum, tambah Harun, warga tidak diperbolehkan menebang pohon yang dikhawatirkan rawan tumbang secara sembarangan. Dalam Perda tersebut menyebutkan penebangan pohon hanya dapat dilakukan atas izin Gubernur DKI Jakarta melalui Kepala Dinas Pertamanan DKI Jakarta.

"Saya sarankan ditangkap saja," katanya. Harun mengatakan, pihaknya hanya dapat memberikan rekomendasi mana pohon yang dapat ditebang atau tidak.

Sita Planasari - Tempo News Room

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :