Jakarta Tidak Hujan, Beberapa Wilayah Masih Tergenang

Sabtu, 21 Februari 2004 | 16:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sejumlah wilayah di Jakarta Utara hingga Sabtu (21/2) masih tergenang, meski wilayah tersebut tak diguyur hujan. Bahkan di Kelurahan Pejagalan dilaporkan ketinggian air sempat mencapai 150 centimeter, pagi ini.

Bertahannya genangan air itu akibat tidak berfungsinya pompa penyedot air di lokasi tersebut. Dari 7 pompa yang ada hingga kemarin, baru 2 pompa yang bisa dioperasikan. Sisanya masih terendam.

Tanggul kali Cagak yang sempat jebol juga hingga hari ini belum tuntas tertangani. Akibatnya sekitar 50 warga, sejak kemarin diungsikan ke kantor Karang Taruna, Kelurahan Pejagalan.

Selain di Kelurahan Pejagalan, 3 wilayah lainnya di Kecamatan Penjaringan, sepeti kelurahan Kapuk Muara, Kamal Muara dan Kelurahan Penjaringan juga masih tergenang. Menurut Data Posko Banjir Pemda Jakarta Utara ketinggian air di lokasi tersebut, sekitar 60 hingga 70 centimeter. Namun menurut petugas setempat, hingga hari ini belum ada warga yang diungsikan.

Sementara itu, banjir juga menggenangi Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing. Menurut Lurah Semper Barat Rosnainiwati Naim, puluhan rumah terutama di RW 04, 08, 07, 12 dan 13 masih tergenang. “Meski jumlahnya tak sebanyak kemarin,” katanya saat dihubungi Tempo News Room. Ketinggian air di lokasi itu masih mencapai 10 hingga 45 centimeter. Namun warga yang beberapa hari ini mengungsi ke Masjid Hayatul Akbar, telah berkurang. Warga yang rumah mereka hanya tergenang air beberapa centimeter saja, biasanya memilih bertahan di rumah, karena kuatir tempat tinggal mereka dijarah maling.

Sedangkan pengungsi dari Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja yang sejak kemarin bertahan di tribun Gelangang Olah Raga Tugu, masih berjumlah sekitar 500 warga. Bahkan, menurut posko banjir setempat, jumlah pengungsi bertambah, yaitu warga dari Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading.

Ramidi - Tempo News Room

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :