Lagi, Korban Meninggal Bertambah di Jakarta Utara

Selasa, 24 Februari 2004 | 16:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wilayah Jakarta Utara menambah catatan korban meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD). Hingga Selasa (24/2), jumlah korban meninggal sudah mencapai sembilan orang, sementara penderita DBD mencapai 615 orang. "Tapi mulai hari ini jumlah korban terhitung menurun dari hari sebelumnya," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Masyarakat Jakarta Utara, dokter Aritha.

Para korban DBD ditangani 13 rumah sakit yang tersebar di enam kecamatan. Tiga rumah sakit yang paling banyak menampung pasien DBD adalah RS Sulianti Saroso, RS Koja dan RS Pelabuhan. Sejak Januari 2004, wilayah Jakarta Utara mencatat: Tanjung Priok (226 penderita, satu orang meninggal dunia), Kecamatan Koja (133 penderita, 7 orang meninggal dunia), Kecamatan Cilincing (74 penderita), dan satu korban meninggal dunia dilaporkan berasal dari daerah Penjaringan.

Permintaan masyarakat untuk fogging (penyemprotan) masih terus mengalir. Padahal, kata Aritha, tindakan preventif yang paling benar adalah gerakan PSN (Pembasmian Sarang Nyamuk). "Penyemprotan bukanlah tindakan preventif. Seberapapun besarnya penyemprotan dilakukan, tidak akan bisa membasmi nyamuk aides aigepty, karena penyemprotan hanya membunuh nyamuk dewasa," kata Aritha.

Ramidi - Tempo News Room

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :