Warga Miskin Kota Dialog dengan Partai Islam
Kamis, 04 Maret 2004 | 11:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Puluhan warga miskin kota yang tergabung dalam Urban Poor Consortium (UPC) mengadakan dialog dengan dua partai Islam, yaitu PBB (Partai Bulan Bintang) dan PPP (Partai Persatuan Pembangunan) Kamis (4/3) pagi. PBB diwakili Sekretaris Departemen Pemenangan Pemilu, Yudhi I Syafii dan PPP diwakili oleh Wakil Sekjen DPP PPP Imron Pangkapi.
Menurut Wardah Hafidz dari UPC, mereka yang berdialog dengan partai Islam ini berasal dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Cirebon, Tasikmalaya, Solo, Yogyakarta, Kebumen. "Yang berasal dari Sumatera ada juga, yakni dari Palembang, Makassar, Palu dan Lampung," kata Wardah.
Tujuan dialog ini, menurut Edi Syaidi, dari UPC, sebagai forum dialog untuk menumbuhkan sikap kritis rakyat miskin kota terhadap peserta pemilu. "Perlu ada proses penyadaran politik rakyat sebagai dasar pemikiran sikap dan rakyat harus memiliki argumen untuk memilih atau tidak memilih sebuah partai," kata Edi.
Dalam dialog ini dititikberatkan pada masalah yang dihadapi rakyat miskin kota, di antaranya masalah hak atas tanah, pemukiman yang layak, pendidikan, kesehatan, poligami, dan hak ekonomi informal. Saat ini dialog sedang berlangsung dengan dipandu oleh Wardah Hafidz.
Muhamad Fasabeni - Tempo News Room





