Ditinggal Kampanye, Raturan Rumah Ludes Terbakar
Selasa, 16 Maret 2004 | 19:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Petugas Polsek Tanjung Priok hingga kini masih menyelidiki sebab-sebab kebakaran yang melumatkan 139 rumah warga di Kampung Baru, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Selasa (16/3) siang. Seorang pemilik rumah tempat api berasal, Genda, hingga sore tadi masih dimintai keterangan polisi.
Menurut Ketua RT 20/01, Hasyim, kebakaran tak terkendali dan menghanguskan ratusan rumah. Kebakaran yang berlangsung 15 menit dengan melumatkan bangunan rumah di areal seluas 5.000 meter, menurutnya, karena angin kencang dan pada saat kebakaran di rumah pertama sedikit sekali warga yang ikut membantu.
Selain sebagian besar para kaum lelaki bekerja, sebagian besar kaum remaja dan kaum laki-lakinya sedang berangkat kampanye Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Menurut Hasyim, sebelum kejadian sebanyak dua bus metromini dan sebuah truk warga di lokasi tersebut berangkat menuju kelurahan setempat untuk berkampanye. Para warga yang semula berkonvoi di jalanan saat mendengar kebakaran tersebut langsung berhamburan dan urung berkampanye.
Kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai ratusan juta. Selain ludesnya 139 rumah, rata-rata warga juga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka. "Hanya sebagian kecil barang yang bisa kami bawa," ujar Misnan, 34 tahun, salah seorang korban.
Misnan hanya bisa menyelamatkan TV, kulkas, dan motornya. Sementara harta benda lainnya hangus dilalap api. Padahal, menurut dia, rumah panggung yang terbuat dari kayu baru dibangunnya tiga bulan yang lalu dengan biaya lebih dari Rp 15 juta.
Saat kejadian Misnan mengaku baru pulang dari mengojek, dan tiba-tiba mendengar teriakan ada kebakaran. Sesampainya di rumahnya dia melihat api berjarak 50 meter sudah membesar. Sekitar 10 menit kemudian api sudah melingkupi rumahnya dan ia hanya bisa menarik beberapa barang untuk diselamatkan.
Misnan mengaku hingga saat ini belum tahu akan tinggal di mana. "Saya belum tahu, masih menunggu musyawarah warga," kata Misnan.
Kebakaran yang melanda warga Kampung Baru, Kelurahan Sunter Agung, ini juga menjadi peluang efektif sejumlah partai untuk menunjukkan kepeduliannya. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam hitungan menit setelah kejadian tiba di lokasi. Mereka langsung menancapkan bendera partai dan membuka posko pengobatan gratis dan posko bantuan logistik dengan membuka dapur umum.
Menurut Amir, salah seorang aktivis PKS yang melakukan pengobatan pada warga, kegiatan tersebut instruksi dari dewan pimpinan ranting partainya. Pihaknya mengaku saat itu sedang mengikuti acara kampanye di GOR Jakarta Utara, dan begitu mendengar kabar kebakaran pimpinan ranting menginstruksikan untuk segera membuka posko bantuan di lokasi kejadian.
Langkah PKS juga diikuti PDIP. Meski sementara hanya membagikan air mineral berlogo PDIP, mereka sudah mulai membuat posko bantuan di sekitar lokasi. Demikian juga dengan partai PNBK yang langsung menawarkan bantuan tenda dan logistik kepada warga.
Ramidi - Tempo News Room
Topik :




Komentar Anda :