Polda Metro Jaya Sita Puluhan Satwa Langka

Kamis, 25 Maret 2004 | 23:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Satuan Unit Sumber Daya Lingkungan Polda Metro Jaya menyita puluhan satwa langka di rumah drg. Andi Siswanto Arabel, Jl Jati Padang Poncol No 62 Rt 05/ 08 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (25/3) malam. Diperkirakan, satwa-satwa langka itu sudah disimpan lebih dari lima tahun.

Kepolisian bekerja sama dengan Pro Fauna, BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) dan Departemen Kehutanan, menyita satwa-satwa langka itu, antara lain seekor orang utan berusia empat tahun, tujuh ekor burung merak, kakak tua, seekor burung nuri, tiga merpati kepala mahkota, tiga kijang serta satu anaknya, dan burung cendrawasih. "Untuk jumlah lengkapnya, belum kami rekap. Mungkin besok," kata Koordinator Pro Fauna jakarta, Hardi Baktiantoro, di lokasi.

"Satwa langka itu banyak yang stres karena makanan maupun lingkungannya tidak sesuai," ujar Hardi. Hal itu terlihat dari sikap orang utan itu yang mencabut-cabuti bulunya dan pada lehernya terdapat luka akibat belenggu.

Satwa-satwa itu, disimpan oleh suami dari dr. Fari Damayanti, di atas lahan seluas 3000 meter persegi. "Mereka hanya kolektor saja, dan tidak untuk diperdagangkan," kata dia. Andi, yang sedang praktek di bilangan Pasar Minggu, dijemput polisi dan masih diinterogasi.

Dian, seorang tetangga Andi, mengaku sudah lama mengetahui Andi memelihara berbagai satwa di rumahnya yang mirip seperti hutan itu. Namun, ia tidak melapor karena menyangka Andi sudah memiliki izin. Walaupun tidak merasa terganggu, Dian mengaku sempat khawatir saat seorang orang utan Andi yang tingginya sekitar 60 centimeter lepas dan berkeliaran di atap-atap rumah tetangganya. "Saya sempat seremjuga saat itu," katanya.

Di lokasi, wartawan tidak diizinkan untuk masuk ke rumah Andi. Wartawan hanya diperbolehkan berada di luar pagar rumah yang berjarak 500 meter dari tempat satwa disimpan. Satwa-satwa itupun dievakuasi dengan menggunakan mobil yang berisi box-box sangkar hewan yang bertuliskan "Pusat Transit Satwa Tegal Alur".

Putri Alfarini - Tempo News Room

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :