Megawati Kalah di TPS Kediamannya

Senin, 05 April 2004 | 17:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Partai Demokrat secara meyakinkan mampu mengungguli Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di tempat pemungutan suara (TPS) 001, Kelurahan Gondangdia, tempat Megawati Soekarnoputri dan keluarganya melakukan pencoblosan, Senin (5/4).

Dari 202 pemilih, Partai Demokrat memperoleh 45 suara, 34 suara untuk Partai Damai Sejahtera (PDS), PDIP (31), Golkar (29), Partai Keadilan Sejahtera (18), Partai Amanat Nasional (17), Partai Persatuan Pembangunan (7), Partai Karya Peduli Bangsa (4), Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Sarikat Indonesia (masing-masing dua suara), Partai Nasional Banteng Kemerdekaan dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (masing-masing satu suara). Sementara itu, Partai Nasional Indonesia Marhaeinnisme, Partai Buruh Sosial Demokrat, Partai Bulan Bintang, Partai Merdeka, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Parsatuan Nahdlatul Ummah Indonesia, Partai Bintang Reformasi dan Partai Pelopor tidak memperoleh satupun suara.

Awalnya, masyarakat memperkirakan, PDIP akan memenangkan suara di kediaman ketua umum partai itu. "Jelas karena ibu Mega tinggal di sekitar sini dan dalam Pemilu lalu pendukung PDIP cukup banyak," kata Rahma, seorang warga di Jalan Teuku Umar yang dengan sabar menyaksikan penghitungan suara. Pada penghitungan suara itu, juga diperoleh sembilan suara tidak sah karena mencoblos lebih dari satu calon legislatif dan lebih dari satu partai atau tidak dicoblos sama sekali. Dengan demikian, suara yang sah berjumlah 193.

Selain disaksikan sejumlah wartawan, penghitungan suara calon legislatif DPR-RI juga disaksikan para pemantau Pemilu dalam dan luar negeri, serta beberapa utusan duta besar negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Saat ini, penghitungan suara sedang dilakukan untuk calon legislatif DPRD Jakarta.

Ecep S. Yasa - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim