Karyawan Hotel Indonesia Unjuk Rasa Lagi
Selasa, 20 April 2004 | 11:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ratusan karyawan Hotel Indonesia yang tergabung dalam Serikat Pekerja Hotel Indonesia saat ini tengah menggelar aksi unjuk rasa menolak PHK. "Kami akan terus menggelar unjuk rasa ini sampai ada kesepakatan dengan direksi," kata Syahrul Sidik, Ketua Serikat Pekerja Hotel Indonesia, Selasa (20/4).
Menurut Syahrul, hingga saat ini PT Hotel Indonesia Natour tetap mem-PHK-kan karyawannya. Karena itu demo-demo ini akan terus digelar. "Besok rencananya juga akan ada SBY dan para petinggi Partai Demokrat juga dari Partai Keadilan Sejahtera," kata Syahrul. Sehari sebelumnya, mereka juga melakukan aksi serupa.
Menurut Syahrul, kemarin pihaknya telah melakukan perundingan dengan Direktur Utama Hotel Indonesia, yaitu A.M. Suseto. Namun, belum ada perkembangan soal ini. "Dalam pertemuan tersebut juga hadir anggota DPR yang menyayangkan tindakan direksi karena harus mem-PHK-kan karyawan," kata Syahrul.
Syahrul juga menandaskan bahwa kebijakan privatisasi boleh dilakukan akan tetapi seharusnya tetap mengedepankan sumber daya manusia. "Akan ada peluang tambahan sekitar 8000 tenaga kerja, akan tetapi mengapa kami yang hanya 1300 tidak dapat dipekerjakan kembali," tandas Syahrul.
Demo ini diisi dengan orasi-orasi yang menolak PHK dan menghentikan kebijakan closing reservation dan operasional. Mereka membawa bendera merah putih sambil menyanyikan lagu-lagu nasional untuk menyemangati para peserta. Di Hotel Indonesia sendiri terpampang berbagai spanduk yang menuntut penolakan PHK dan kebijakan direksi yang dianggap arogan.
AM Suseto sendiri kemarin dalam konferensi persnya tetap melakukan PHK dengan alasan adanya pergantian manajemen, yaitu kini dipegang PT Citra Karya Bumi Indah. Dia juga menandaskan, jika tidak ada investor yang menyuntikan modal pada tahun 2005, Hotel Indonesia dipastikan akan tutup karena tidak layak menjadi hotel berbintang.
Demo berlangsung sejak pukul 09.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan demo masih berlangsung.
Muhamad Fasabeni - Tempo News Room





