Ikatan Rakyat Aceh Datangi Istana Presiden

Selasa, 11 Mei 2004 | 15:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 700 orang dari Ikatan Rakyat Aceh (Ikara) berunjuk rasa menolak perpanjangan darurat militer yang akan berakhir pada 19 Mei mendatang. "Kami meminta agar pemerintah lebih mengedepankan dialog untuk penyelesaian masyarakat Aceh," kata Faisal Saifuddin, Koordinator Presidium Ikara di depan Istana Selasa (11/5).

Menurutnya permintaaan mencabut darurat militer ini sendiri datang dari rakyat aceh. "Yang datang ke Jakarta ini benar- benar suara rakyat Aceh," tandasnya. Ia menambahkan di Aceh sendiri sudah mengemuka kabar perpanjangan darurat militer disebabkan adanya tekanan-tekanan.

Keadaaan daarurat militer yang berkepanjangan juga dinilainya sangat menggangu aktivitas ekonomi dan sosial dari masyarakat karena itu harus segera dihentikan. "Di Aceh banyak dilakukan penggiringan opini yang menyatakan rakyat Aceh mendukung perpanjangan darurat militer," tambah Faisal. Hal tersebut sebenarnya tidak lebih dari upaya militer yang sengaja dilakukan untuk mempertahankan kepentingan mereka di Aceh.

Muhamad Fasabeni-Tempo News Room

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :