JORR Hankam Raya - Cikunir Terhambat Lahan

Selasa, 11 Mei 2004 | 18:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pembangunan ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR) Hankam Raya - Cikunir masih terhambat soal pembebasan lahan seluas 8,5 hektar di Kelurahan Jati Asih, Kecamatan Jati Asih. Namun, PT Jasa Marga optimis, pembangunan jalan tol selesai pada Desember 2004 dan beroperasi awal 2005.n.

"Saat ini masih ada sekitar delapan rumah di Kelurahan Jati Asih yang belum bisa dibebaskan," kata Pemimpin Proyek JORR Ruas E1 Seksi II (Ceger - Hankam Raya, Sunarto, Senin (11/5).

Beberapa rumah yang hingga kini belum dapat dibebaskan itu merupakan sisa dari pembebasan yang dilakukan semenjak 1997. Warga belum mau melepaskan lahan untuk dibangun proyek itu, kata Sunarto, karena harga tanah yang diminta terlalu tinggi. Namun, PT Jasa Marga tetap yakin tidak lama lagi lahan itu akan didapatnya. "Target kami, pada Agustus nanti semua lahan sudah dibebaskan," kata Sunarto. Ia menolak menyebutkan besaran nilai tanah itu.

Jumlah rumah yang hingga kini masih memblokade lahannya ada delapan rumah di Kelurahan Jati Asih. Pembebasan juga belum dapat dilakukan di sekitar Jalan Komsen, Kelurahan Jati Asih. "Massa mereka minta satu meter tanah lebih dari Rp 1 juta, kami targetkan, Agutstus sudah sudah selesai, soal harga itu nantinya akan ditentukan Surat Keputusan baru dari Walikota Bekasi dulu, kita menggunakan itu," ujar dia.

Pembangunan jalan tol Hankam Raya - Cikunir ini merupakan bagian dari proyek JORR dari Jagorawi sampai Cikunir. Ruas Hankam Raya - Cikunir ini dibangun untuk meminimalkan kemacetan yang terjadi di sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cililitan, Cawang. "Kalau sudah selesai, kemacetan di Cawang itu, akan berkurang, sebab kendaraan bisa lewat tol langsung dari Jagorawi," kata dia.

Pembangunan JORR dari ruas Hankam Raya - Cikunir itu panjangnya delapan kilometer. Adapun panjang keseluruhan dari ruas Jagorawi - Cikunir 12,5 kilometer. Pembangunan ruas jalan tol Jagorawi - Cikunir dibagi menjadi empat tahap dan pengerjaannya juga dilakukan secara bertahap.

siswanto – Tempo News Room

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :