Komnas HAM Meninjau Polda Metro Jaya
Senin, 31 Mei 2004 | 13:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Empat orang anggota Komnas HAM datang ke Polda Metro Jaya untuk meninjau sejauh mana kelayakan pelayanan polisi terhadap para tahanan, apakah sesuai dengan HAM Internasional atau tidak. Kunjungan ini tidak berkait dengan kasus UMI Makassar.
Demikian diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Presetyo, di Polda, Senin (31/5). Dalam kunjungan ini, keempat angota Komnas HAM yang terdiri dari ketua rombongan Lies Sugondo, Habib Irjin, Hasto Admojo, dan Farid mengunjungi ruang pemeriksaan Direktorat Kriminal Khusus, tahanan kriminal umum dan tahanan narkotika.
Mereka, kata dia, ingin mengetahui bagaimana pelayanan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya terhadap para tahanan. Selain Polda Metro Jaya, Komnas HAM juga telah mengunjungi Polda-Polda di Jawa Tengah dan Jawa Timur sejak Jumat lalu. "Hasilnya masih on the track," kata Prestyo. Artinya, pelayananannya dinilai masih layak.
Prasetyo mengatakan, Komnas HAM hanya untuk meninjau pelayanan Polda di tahanan dan ruang pemeriksaan. "Untuk menilai masalah HAM-nya," kata dia. Prasetyo menepis adanya anggapan bahwa kunjungan Komnas HAM ada kaitannya dengan kasus UMI Makassar.
Prasetyo mengatakan, perlakuan terhadap tahanan di Polda Metro Jaya sudah cukup baik, meskipun uang makan perhari untuk tiga kali makan sebesar Rp 6.250.
Lies Sugondo mengatakan bahwa kunjungannya kali ini ke Polda tidak ada kaitannya dengan kasus UMI Makassar. "Kami datang hanya untuk meninjau kondisi tahanan dan ruang pemeriksaan di Polda saja. Keadaannya cukup baik, ada perawatan," kata dia. Ketika ditanya, apa evaluasi dari hasil kunjungan ini, Lies tak bisa berkomentar karena akan dibawa ke rapat Komnas HAM. Soal uang makan yang hanya Rp 6.250 perhari, Lies mengatakan itu tergantung anggaran yang dimiliki.
Putri Alfarini - Tempo News Room
Topik :




Komentar Anda :