Jakarta Timur Kewalahan Atasi Limbah Dan Sampah
Senin, 21 Juni 2004 | 17:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Jakarta Timur masih kesulitan mengatasi kebiasaan warga yang membuang sampah ke sungai. Kebiasaan warga ke tempat yang dianggap paling dekat dengan rumahnya masih sulit dihindarkan, hal ini menyebabkan terjadinya penumpukan sampah di sungai-sungai di wilayah Jakarta Timur.
Demikian dikemukakan Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jakarta Timur Ir. Surya Darma pada Tempo News Room di ruang kerjanya hari ini, Senin (21/6).
Kali Sunter dan Kali Cipinang misalnya, dua sungai di Jakarta Timur yang alirannya akan ditampung di Banjir Kanal Timur (BKT) adalah kali yang penuh sampah dan limbah. Menurut Surya, disepanjang pinggiran kali tersebut terdapat beberapa unit usaha-usaha kecil home industry yang limbah dan sampahnya mengalir ke Kali Cipinang dan Kali sunter. “Home industry tersebut belum mampu untuk mengolah limbahnya, sehingga limbah mengalir ke sungai dan masih limbah murni," kata Surya.
Untuk mengatasi hal tersebut, katanya, pemerintah telah berusaha untuk memindahkan warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai ke rumah susun milik pemerintah. Namun permasalahannya, tidak semua warga pinggiran bantaran sungai bisa tertampung di rumah susun. Sehingga pemerintah menerapkan hanya warga yang memiliki KTP DKI Yang berhak menempati rumah susun.
Erwin Daryanto – Tempo News Room
Topik :




Komentar Anda :