Rony Dimakamkan Dengan Upacara Militer

Senin, 21 Juni 2004 | 22:21 WIB

Pemakaman tersebut dipimpin oleh Komandan Kodim 0705 BS Semarang Letkol Inf Sugeng Pramudji dan dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat serta personil dari Batalyon Arteleri Medan II, Armed III, Kodim 0705 dan Polres Magelang.

Jenazah salah satu korban kecelakaan pesawat Cessna di Danau Lido Bogor tersebut tiba di Magelang pukul 16.10 WIB dan langsung disemayamkan di rumah keluarganya di Kalikuto. Sebelum dimakamkan, sempat dilangsungkan upacara adat ‘tlusupan’ oleh sanak keluarganya. Setelah itu, jenazah dibawa ke makam keluarga Bo Kuning. Jenazah Rony dimakamkan bersebalahan dengan makam bude-nya, Ny Sriyati binti Cokro Mihardjo.

Menurut Suwardi, ayah Rony Andriyanto yang juga mantan Gubernur Jawa Tengah, ia pertama kali mendengar kabar duka itu dari pemberitaan radio Elshinta. Kaget dengan berita itu, Suwardi langsung mengecek berita tersebut ke Jakarta dan mendapat kepastian bahwa anaknya ikut menjadi korban dalam kecelakaan pesawat Cessna.

Menurut Suwardi, ia terakhir kali bertemu Rony pada Rabu (16/6) lalu. Ketika itu, Rony minta pamit karena akan menjalankan tugas ke Inggris. Di mata sang ayah, Rony adalah anak yang menyenangkan dan patuh pada orang tua. Kemauan untuk belajar sangat kuat dan itu terlihat sejak dia masih kecil. "Rony orangnya memang cukup pintar. Kalau menembak, tembakannya juga bagus," katanya..

Rony Andriyanto lelaki kelahiran 31 Desember 1970, terakhir bertugas sebagai Pustakawan Muda golongan VI pada Departemen Pertahanan dan Keamanan.

syaiful amin/heru cn

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :