Ikan Teluk Jakarta Aman Dikonsumsi

Rabu, 23 Juni 2004 | 17:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Hasil tes Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri membuktikan ikan Teluk Jakarta masih aman dikonsumsi, walaupun pada ikan kering terbukti ada kandungan logam berat Cadmium sebesar 1 ppm. "Tapi ini masih dalam batas aman," ujar Kasat Sumber Daya Lingkungan Ahmad Haydar kepada Tempo News Room, Rabu (23/6) di kantornya.

Hasil tes juga menunjukkan ikan basah, kepiting dan air laut Teluk Jakarta tidak mengandung logam berat.

Menurut Haydar, dari hasil tes tersebut juga disampaikan analisis mengenai kemungkinan fenomena pasang merah. Air laut, kata Haydar, akan berwarna merah campur coklat. Fenomena ini terjadi karena tumbuhan air, fitoplankton berbiak dalam jumlah yang pesat sehingga ikan dan fitoplankton berebut oksigen sebagai bahan respirasi. Peristiwa ini terjadi pada malam hari, saat tumbuhan melakukan respirasi, sementara siang hari tumbuhan melakukan fotosintesis yang justru memerlukan karbondioksida. "Ikan kalah dalam memperebutkan oksigen, sehingga terjadi ikan mati secara massal," kata Haydar.

Bila memang ikan tersebut mati karena pencemaran, ujar Haydar, kemungkinan bisa terjadi karena limbah industri. Namun, sampai saat ini, belum ada laporan pencemaran limbah industri di sana.

Yophiandi - Tempo News Room

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :